Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bayi Sering Menangis di Malam Hari Tanpa Sebab? Waspadai Mitos Gangguan Gaib Ini

Agung Sedana • Kamis, 4 September 2025 | 07:47 WIB
Kumpulan rekomendasi nama-nama bayi perempuan baru lahir Jawa dan Sansekerta beserta artinya.
Kumpulan rekomendasi nama-nama bayi perempuan baru lahir Jawa dan Sansekerta beserta artinya.

RADARBANYUWANGI.ID - Di berbagai daerah di Indonesia, terutama Sumatera Barat dan Kalimantan, beredar kisah tentang makhluk gaib bernama Kuyang atau Palasik.

Sosok ini dipercaya sebagai jelmaan perempuan yang mempelajari ilmu hitam dan rela mengorbankan sisi kemanusiaannya demi memperoleh kekuatan supranatural.

Menurut cerita rakyat, Kuyang hanya bisa mempertahankan ilmunya dengan cara menghisap darah bayi yang baru lahir.

Karena itu, ia dianggap sebagai ancaman terbesar bagi ibu yang baru melahirkan maupun bayi kecil.

Wujud Kuyang digambarkan sangat menyeramkan dengan kepala manusia yang terbang dengan organ dalam menjuntai, mencari mangsa di malam hari.

Banyak masyarakat percaya bahwa ketika seorang bayi mengalami sakit misterius, itu bisa menjadi tanda incaran Kuyang.

Gejala yang sering disebut sebagai ain ditandai dengan demam tinggi, kulit yang perlahan membiru, tangisan tak henti di malam hari, hingga kondisi tubuh yang semakin lemah.

Dalam cerita lisan, jika serangan ini berlanjut, bayi bisa menjadi kurus, ubun-ubun tampak cekung, bahkan berujung pada kematian.

Tak hanya bayi yang baru lahir, legenda Kuyang juga menyebutkan kemampuan mengerikan lainnya.

Ada cerita lama yang mengatakan Kuyang bisa mencuri janin dari dalam rahim seorang ibu yang sedang hamil tua, hingga perut tiba-tiba mengempis tanpa sebab jelas.

Bahkan ada kisah yang menyebut Kuyang bisa memangsa jenazah bayi yang baru dikuburkan.

Di Minangkabau, kepercayaan terhadap Kuyang membuat para ibu sangat waspada.

Banyak yang memilih menutup pintu rapat-rapat saat malam hari agar buah hati mereka aman dari ancaman makhluk ini.

Sebagian masyarakat bahkan meyakini bahwa ilmu Kuyang bisa diwariskan turun-temurun, terutama pada garis keturunan perempuan.

Penelitian budaya juga pernah menyinggung mitos ini. Buku Ibu dan Bayi dalam Cengkraman Penyakit Burung, Palasik, dan Tatagua terbitan Universitas Negeri Surabaya, misalnya, menuliskan bahwa bayi yang diduga menjadi korban Palasik biasanya mengalami diare berbeda dari biasanya: bau menyengat tak wajar, tinja cair tanpa ampas, dan ubun-ubun cekung ke dalam.

Salah seorang ibu berinisial M yang pernah diwawancarai bahkan menyebut, “Kalau kena lasik (Palasik) itu beda, baunya menyengat sekali, seperti bau bangkai ayam.”

Meski cerita Kuyang begitu populer, hingga kini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan keberadaan makhluk gaib tersebut.

Para pakar kesehatan lebih menekankan bahwa gejala yang sering dikaitkan dengan Kuyang kemungkinan besar adalah penyakit medis yang perlu penanganan dokter.

Namun, bagi masyarakat tradisional, kisah ini tetap hidup sebagai bagian dari warisan budaya yang menakutkan sekaligus mistis.

Editor : Agung Sedana
#kuyang #Bayi menangis di malam