Radarbanyuwangi.id - Karnaval Budaya tingkat umum di Kecamatan Genteng berlangsung meriah, Minggu (31/9). Parade kesenian yang mengangkat beragam tradisi dengan tajuk Bhineka Tunggal Ika ini, dalam rangka perayaan HUT RI ke-80.
Ketua Panitia HUT RI ke-80 Kecamatan Genteng, H. Nurhadi, melalui anggotanya, Eko Priyono alias Oce, menyebut karnaval budaya ini diikuti oleh tujuh regu peserta.
"Lima regu dari desa se kecamatan (Desa Genteng Wetan, Setail, Genteng Kulon, Kaligondo, dan Kembiritan), kemudian ada tambahan dari Paguyuban Pasar Genteng 1, dan kelompok senam," katanya.
Pada Jawa Pos Radar Genteng, panitia bukan tanpa alasan memilih tema pelangi budaya Bhinneka Tunggal Ika. Oce menyebut, pihaknya ingin menyuguhkan beragam adat dari Sabang sampai Merauke.
"Nanti juga ada penilaian kecocokan dengan tema, agar masyarakat, penonton bisa mengetahui keberagaman adat dan tradisi Indonesia," ungkapnya.
Oce mengungkap, rombongan dari masing-masing desa se kecamatan diberi batasan 500 orang saja tiap regunya. Para peserta akan arak-arakan mulai garis start di RTH Maron, hingga Finish di simpang tiga kampus Universitas Islam Ibrahimy.
"Untuk menyiasati agar peserta tidak terlalu malam sampai finish, kami berangkatkan mulai pagi, sekitar pukul 10.00 sudah kami lepas," tandasnya.
Yang menggembirakan, gelaran tersebut berhasil membuat pegiat usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Atap menggeliat. Hamir seluruh pedagang kaki lima kebanjiran pembeli.
"UMKM bergembira, semua laris, warga setempat juga mendapat manfaat dengan jasa penitipan sepeda motor," ucapnya.
Camat Genteng, Satrio mengapresiasi gelaran karnaval budaya yang digelar panitia. Ia berharap masyarakat, dan juga peserta bisa menaati aturan yang sudah dibuat.
"Kami harap peserta bisa mengikuti kegiatan dengan kondusif," pungkasnya. (sas)
Editor : Ali Sodiqin