RADARBANYUWANGI.ID - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 8 Banyuwangi ambil bagian dalam perayaan HUT ke-80 RI di Kecamatan Genteng.
Salah satu madrasah tsanawiyah terbaik di Bumi Blambangan ini, mengerahkan 400 siswanya untuk mengikuti Karnaval Budaya, Selasa (26/8).
MTsN 8 yang berlokasi di Desa Stail, Kecamatan Genteng, mendapat kehormatan dengan berangkat paling awal dibanding sekolah lainnya.
Madrasah yang dipimpin Sri Endah Zulaikahtul Kharimah, SAg, MPd ini, dilepas dari garis start setelah regu pembuka Drum Corp Smadatara.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami ikut memeriahkan HUT RI dengan ikut karnaval budaya,” kata Kepada MTsN 8 Banyuwangi, Sri Endah Zulaikahtul Kharimah.
Kepala sekolah yang biasa disapa Zul ini menyampaikan, pada karnaval tahun ini sekolahnya mengusung tema, Maju Bermutu Mendunia.
Tema yang juga tagline milik Kementerian Agama (Kemenag) RI ini, untuk menunjukkan komitmennya dalam menyediakan pendidikan berkualitas tinggi yang mampu bersaing di kancah internasional.
“Tema ini dipilih dengan harapan sekolah kami terus berkembang secara kualitas dan kuantitas hingga mendunia,” cetusnya.
Menurut Zul, dalam karnaval itu menampilkan bermacam tema, seperti pasukan pembawa bendera merah putih, barisan berkostum BEC, penari gandrung, jaranan, pasukan bertema ngelukat, hingga regu berkostum adat istiadat dari Sabang sampai Merauke.
“Ada yang mengenakan pakaian pahlawan nasional, pasukan bertema inovasi teknologi, dan pasukan internasional,” cetusnya.
Dengan bangga Zul menyampaikan, MTsN 8 Banyuwangi banyak program unggulan, seperti International Class Program (ICP) dan program kelas Layanan Peserta Didik Cerdas Istimewa (LPDCI), atau biasa disebut kelas akselerasi.
“Dengan masuk program ini siswa bisa lulus dalam dua tahun saja,” pungkas kepala sekolah yang dua kali berturut-turut meraih predikat kepala madrasah berprestasi dalam ajang Kemangi Award 2024 dan 2025 itu.
Editor : Agung Sedana