Ritual Rebo Wekasan Banyuwangi, Dari Istighosah hingga Pesta Rakyat di Pantai Cacalan
Niklaas Andries• Rabu, 20 Agustus 2025 | 20:00 WIB
REBO WEKASAN: Tradisi rebo wekasan dilaksanakan masyarakat Sukowidi RADARBANYUWANGI.ID- Tak terasa sudah berada di penghujung bulan Safar. Di akhir bulan Safar terdapat sebuah tradisi unik yang secara turun temurun dijaga kelestariannya oleh masyarakat suku Osing khususnya.
radisi itu biasa disebut dengan Rebo Wekasan atau Rebo Pungkasan. Istilah itu merujuk pada maksud pada hari Rabu terakhir di bulan Safar.
Rebo Wekasan lazimnya dilaksanakan dengan berdoa bersama, selamatan, sedekah, dan masih banyak lainnya. Semua ini dilakukan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar terhindar dari segala macam musibah dan ujian.
Prosesi rebo wekasan dilaksanakan masyarakat lingkungan Sukowidi Kelurahan Kalipuro Banyuwangi Rabu (20/8). Ritual rebo wekasan ditandai dengan mengarak gunungan berisi hasil bumi keliling kampung.
Puncak acara kegiatan rebo wekasan masyarakat Sukowidi dipusatkan di Pantai Cacalan. Disini masyarakat menggelar beberapa kegiatan seperti istigosah hingga makan bersama dengan diselingi hiburan kesenian Banyuwangi.
Puncak kegiatan diisi dengan pembagian gunungan yang berisi hasil bumi. Prosesi ritual reko wekasan di Pantai Cacalan semakin menambah daya tarik dan antusiasme bagi wisatawan.
Perayaan rebo wekasan membuat Pantai Cacalan dipadati pengunjung sejak pagi hari. Mereka seolah ingin merasakan dan melihat ritual rebo wekasan dari dekat.
Ketua Pokdarwis Cacalan Choirul menyatakan tradisi rebo wekasan menjadi ciri khas masyarakat Sukowidi.
"Kami melaksanakan tradisi ini merupakan bagian dari melestarikan tradisi dari orang orang sebelum kami, ujarnya. (*)