Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kapan Rebo Wekasan 2025? Tradisi Tolak Bala Warisan Sultan Agung Masih Lestari!

Ali Sodiqin • Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:25 WIB

REBO WEKASAN: Warga Dusun Krajan, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro, menggelar sego golongan menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi ii digelar di hari Rabu terakhir bulan Safar.
REBO WEKASAN: Warga Dusun Krajan, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro, menggelar sego golongan menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi ii digelar di hari Rabu terakhir bulan Safar.

RADARBANYUWANGI.ID – Rabu terakhir di bulan Safar selalu menjadi momen istimewa bagi sebagian masyarakat Jawa.

Tahun ini, Rebo Wekasan jatuh pada 20 Agustus 2025 atau 26 Safar 1447 H, berdasarkan kalender Hijriah Kementerian Agama.

Rebo Wekasan dipercaya sebagai hari turunnya bala. Tradisi yang dilakukan turun-temurun ini masih dilestarikan di berbagai daerah di Jawa.

Menurut laman Warisan Budaya Kemdikbud, Rebo Wekasan sudah ada sejak masa Sultan Agung memimpin Keraton Mataram pada abad ke-17.

Kala itu, rakyat Mataram terserang wabah penyakit. Sultan Agung kemudian mengadakan ritual khusus pada Rabu terakhir Safar untuk menolak bala dan melindungi rakyatnya.

Meski demikian, Pengasuh LPD Al Bahjah, KH Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya), menegaskan bahwa keyakinan soal Rebo Wekasan tidak berasal dari ajaran Rasulullah SAW.

“Kalau dari Nabi tidak ada, cuma kalau ulama bilang selama tidak bertentangan dengan ajaran nabi, tidak bisa langsung dikatakan bid’ah,” ujarnya.

Buya Yahya menjelaskan, keyakinan turunnya bala di Rabu terakhir Safar adalah ilham dari orang-orang saleh.

Ilham tersebut boleh dipercaya atau tidak, selama tidak bertentangan dengan syariat.

Hingga kini, di berbagai wilayah Jawa, Rebo Wekasan dirayakan dengan beragam cara, mulai dari doa bersama, sedekah, mandi tolak bala, hingga pembacaan doa keselamatan.

Dengan jatuhnya Rebo Wekasan pada 20 Agustus tahun ini, masyarakat yang masih memegang tradisi ini pun mulai bersiap melaksanakan ritual sebagai bentuk doa dan ikhtiar memohon keselamatan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#rebo wekasan #Tradisi Jawa #20 agustus #Rabu terakhir bulan safar #Kalender Hijriyah