Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ukiran, Sungging, dan Filosofi! Intip Proses Sakral di Balik Wayang Kulit Asli Nusantara

Fanzha Shefya Yuananda • Selasa, 29 Juli 2025 | 17:28 WIB

 

Beginilah rumitnya produksi wayang kulit, membutuhkan orang yang telaten.
Beginilah rumitnya produksi wayang kulit, membutuhkan orang yang telaten.

RADARBANYUWANGI.ID – Wayang kulit bukan sekadar pertunjukan, tapi warisan budaya yang proses pembuatannya juga luar biasa detail dan penuh makna. 

Yuk, kita intip bagaimana satu tokoh wayang diciptakan dari awal hingga siap untuk ditampilkan di pentas. 

Proses pembuatan wayang kulit dimulai dari pemilihan kulit kerbau berkualitas tinggi.

Kulit ini harus dikeringkan dan dibersihkan secara teliti, lalu digambar pola tokoh (corek) sebagai dasar pengukiran. Bayangin, satu wayang bisa butuh waktu sebulan lebih loh sampai jadi.

Setelah pola digambar, masuk ke tahap tatah alias mengukir kulit. Ini bagian paling krusial karena detail ukiran akan menentukan kualitas wayangnya.

Wayang yang bagus harus punya ukiran halus dan motif yang serasi, benar-benar memerlukan tangan seniman yang super telaten, sabar, dan terlatih.

Setelah diukir, wayang dihaluskan dan masuk ke proses pewarnaan, disebut sungging untuk meningkatkan keindahan sang tokoh wayang.

Gradasi warna dari muda ke tua dituangkan dengan teliti agar setiap tokoh punya karakter visual yang kuat dan punya jiwa.

Setiap tokoh wayang dibuat berdasarkan pakem keraton, nggak asal gambar. Mulai dari bentuk mata, hidung, mulut, posisi berdiri, hingga pusaka yang dibawa, semuanya melambangkan watak tokoh tersebut.

Ada juga istilah "wanda" untuk menggambarkan berbagai macam ekspresi tokoh mulai dari marah, bahagia, atau netral.

Setelah diwarnai, wayang kulit dipasangi cempurit, gagang dari tanduk kerbau yang bikin wayang bisa digerakkan. 

Tokoh-tokoh seperti Pandawa, dewa, dan raja biasanya butuh waktu lebih lama karena aksesori dan detailnya rumit, itulah kenapa harganya juga lebih mahal.

Wayang kulit bukan cuma seni pertunjukan, tapi juga karya gambar, ukir, dan lukis yang bersatu jadi satu mahakarya.

Proses rumit ini adalah bukti bahwa budaya Indonesia punya nilai artistik dan filosofi yang dalam banget.

Apakah kalian pernah nonton pertunjukan wayang secara langsung? (*)


Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News 

Editor : Ali Sodiqin
#tatah sungging #wayang #proses pembuatan