RADARBANYUWANGI.ID - Tak hanya pantai dan gunung, bulan Suro juga dirayakan di sendang atau mata air keramat.
Sendang dalam tradisi Jawa bukan sekadar sumber air, melainkan juga sumber kehidupan spiritual.
Di bulan Suro, tempat-tempat ini menjadi saksi bagaimana masyarakat masih menjaga warisan leluhur dalam sunyi dan kesederhanaan.
Meski banyak ritual dilakukan secara pribadi dan tidak terpublikasi besar-besaran, kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai sakral masih mengalir bersama gemercik air dari bumi.
Inilah lima sendang sakral di Jawa yang ramai dikunjungi untuk ritual spiritual.
1. Sendang Drajat – Gunung Lawu
Sendang Drajat adalah salah satu tempat paling sakral di jalur pendakian Gunung Lawu.
Banyak peziarah yang datang khusus ke lokasi ini saat malam 1 Suro untuk mengambil air suci atau bermeditasi.
Airnya diyakini bisa membawa keberkahan dan keselamatan.
Peziarah biasanya meminum airnya atau membasuh wajah sambil berdoa di tempat sunyi ini.
2. Sendang Sidhukun – Temanggung
Terletak di Desa Ngropoh, Temanggung, sendang ini dikenal sebagai lokasi kungkum (berendam) yang ramai saat bulan Suro.
Warga percaya air sendang bisa mengobati penyakit dan menyucikan diri dari energi negatif.
Saat malam 1 Suro, banyak yang datang diam-diam untuk semedi, puasa mutih, atau sekadar mandi di waktu malam.
3. Sendang Kalimah Toyyibah – Kendal
Berada di kawasan Sukorejo, Kendal, sendang ini dikenal sebagai lokasi tirakat dan laku prihatin bagi santri dan masyarakat Jawa.
Saat bulan Suro, tempat ini kerap dikunjungi untuk kungkum tengah malam atau doa-doa pribadi.
Nama “Kalimah Toyyibah” menandakan tempat ini telah lama dianggap suci dan diasosiasikan dengan nilai-nilai keislaman dan kejawen sekaligus.
4. Sendang Beji – Sleman
Sendang ini berada dekat Candi Banyunibo, dan sejak dulu dipakai warga untuk ritual penyucian.
Malam Suro menjadi waktu istimewa untuk berdoa dan mengambil air suci di sendang ini.
Warga sekitar biasa membawa kendi, menyendiri, dan bermeditasi di bawah sinar bulan di pinggir sendang.
Meski tidak ada prosesi besar, pengunjungnya selalu ada saat bulan Suro.
5. Sendang Gading – Imogiri
Sendang ini adalah bagian dari kompleks ziarah raja-raja Mataram di Imogiri.
Digunakan untuk ritual pemandian pusaka dan siraman calon peziarah sebelum naik ke makam raja.
Saat bulan Suro, area ini ramai oleh pengunjung yang ingin membersihkan diri secara spiritual, baik dengan membasuh muka maupun berendam sepenuhnya.
Editor : Agung Sedana