Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Fakta Unik Ondel-Ondel: Bukan Sekadar Hiburan dan Ikon Budaya Semata, Dulu untuk Ritual Tolak Bala

Niklaas Andries • Jumat, 20 Juni 2025 | 10:45 WIB

IKON BUDAYA BETAWI: Ondel-Ondel ternyata pernah menjadi sarana ritual tolak bala
IKON BUDAYA BETAWI: Ondel-Ondel ternyata pernah menjadi sarana ritual tolak bala
RADARABANYUWANGI.ID- Salah satu ciri khas budaya Betawi yang melekat dan lestari hingga kini adalah ondel-ondel. Keberadaannya bahkan menjadi ikon kota Jakarta.

Ondel-Ondel merupakan boneka raksasa yang terbuat dari bahan anyaman bambu. Boneka ini kemudian dihiasi dengan pakaian serta aksesoris yang menyerupai manusia.

Dalam pertunjukan, boneka ini digerakkan dari dalam. Pada umumnya, boneka Ondel-Ondel dibuat berpasangan seperti pengantin laki-laki dan perempuan. Boneka raksasa ini menggunakan pakaian adat yang indah.

Ondel-Ondel laki-laki dibuat berwarna merah yang melambangkan semangat dan keberanian. Sedangkan Ondel-Ondel perempuan berwarna putih yang melambangkan kesucian dan kebaikan.

Ondel-Ondel biasanya memiliki tinggi lebih kurang 2500 cm dengan lebar 80 cm. Rata-rata berat Ondel-Ondel bisa mencapai 20 hingga 30 kg.

Pada bagian kepala Ondel-Ondel mirip topeng diberi ijuk sebagai rambut atau hiasan kepala runcing khas Melayu yang disebut kembang kelapa. Kembang kelapa di atas kepala Ondel-Ondel ini memiliki arti kekuatan.

Wajah Ondel-Ondel disebut dengan kedok. Bagian ini dibuat dari kayu kapuk. Topeng atau kedok dihias sebegitu rupa untuk membedakan ondel-ondel pria dan wanita.

Topeng dilengkapi dengan hidung agak memanjang dan ujung yang lebih lembut. Dagunya sedikit lebih panjang dan membulat. Bibirnya tipis, mata indah dengan bulu mata tebal, serta sedikit perona pipi.

Ondel-ondel juga diberi pakaian yang menutupi seluruh tubuh. Tak lupa pula sarung bermotif atau selendang tersampir di bahunya.

Menjelang Hari Jadi Kota Jakarta ke-498, Ondel-Ondel biasanya kerap tampil untuk menghibur masyarakat. Keberadaannya semakin menambah semarak perayaan hari jadi kota terbesar di Indonesia tersebut.

Ondel-Ondel sering ditampilkan untuk meramaikan pesta rakyat, pernikahan, atau penyambutan tamu terhormat.

Dalam seni pertunjukkannya, biasanya diiringi dengan ragam alat musik seperti tanjidor, gambang kromong, musik rebana, gendang pencak, dan lain-lain.

Namun tahukah bila Ondel-Ondel ini pada awalnya dibuat bukan untuk hiburan. Kehadirannya sengaja dibuat ternyata untuk tolak balak.

Tolak balak yang dimaksud disini salah satunya yakni mengusir serangan wabah penyakit yang menyerang perkampungan masyarakat. Selain itu Ondel-Ondel dipercaya sebagai sarana untuk mengusir gangguan mahluk astral atau roh halus yang mengganggu.

Sebagai bentuk kepercayaan tersebut, tidak mengherankan bila dulunya banyak sesajen dan ritual khusus sebelum pertunjukan (*)

Editor : Niklaas Andries
#betawi #fakta unik #pesta rakyat #ondel-ondel #ikon budaya #boneka raksasa #ritual tolak bala #tanjidor #kota jakarta