Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tung Tung Tung Sahur Jadi Wayang, Dalang Gen Z Ki Wangsit Winursito Tuai Sorotan Usai Tampilkan Wayang Anomali di Haul Eyang Djoego ke-155

Fanzha Shefya Yuananda • Rabu, 14 Mei 2025 | 12:04 WIB

Pagelaran Wayang Kulit Ki Wangsit Winursito Viral, kehadiran anomali Tung Tung Tung Sahur.
Pagelaran Wayang Kulit Ki Wangsit Winursito Viral, kehadiran anomali Tung Tung Tung Sahur.

RadarBanyuwangi.id
- Pagelaran wayang kulit dalam rangka Haul Eyang Djoego ke-155 mendadak viral di media sosial.

Pasalnya, dalang utama dalam acara tersebut adalah Ki Wangsit Winursito, pemuda berusia 20-an yang lahir pada tahun 2000-an.

Kehadirannya sebagai dalang muda menarik perhatian banyak pihak karena tergolong dalam generasi Z, hal yang masih jarang ditemui dalam dunia pedalangan tradisional.

Kepiawaiannya membawakan lakon semalam suntuk semakin mencuri perhatian ketika ia secara kreatif menyisipkan unsur modern dalam pementasan tradisional tersebut.

Di menit-menit akhir pertunjukan, Ki Wangsit memasukkan Anomali Brainrot, yang dicetak dan disandingkan bersama tokoh wayang. Inovasi ini ditampilkan melalui adegan bersama tokoh pewayangan Bagong dan Petruk.

Uniknya, tokoh baru bernama Tung Tung Tung Sahur hadir memimpin pasukan bernama Anomali, yang menjadi pusat perhatian penonton.

Dalam pementasan, Petruk menarasikan, "Kentongan kok nduwe nyowo ki loh," yang menggambarkan suasana lucu.

Setelah itu Tung Tung Tung Sahur diperintah untuk mengeluarkan Wadyabala atau Pasukan Perang nya, terdiri dari karakter seperti Tripi Tropi Tropa Tripa dan Brr Brr Patapim, yang membuat penonton tertawa lepas sekaligus terhibur.

Bagong pun menyebut, “Wah iki dalang e dalang Gen Z iki,” saat memerintahkan Petruk untuk melawan pasukan tersebut.

Ki Wangsit Winursito menjadi bagian dari Sanggar Seni Cakraningrat yang diasuh oleh ayahnya sendiri yakni Ki Sigid Ariyanto.

Berlokasi di Kelurahan Leteh, Rembang. Ia mulai menekuni dunia pedalangan sejak kecil, dan saat duduk di bangku kelas 3 SMA, ia sudah dipercaya membawakan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Anomali brainrot adalah #dalang muda #Ki Wangsit Winursito #tung tung tung sahur #wayang #Gen Z