Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

6 Ciri Khas Kapal Pinisi yang Wajib Kamu Ketahui, Rajai Lautan Dunia Sejak 1500an

Niklaas Andries • Rabu, 23 April 2025 | 23:05 WIB
RAJAI LAUTAN: Kapal pinisi menjadi alat transportasi warisan nenek mpyang asli Bangsa Indonesia
RAJAI LAUTAN: Kapal pinisi menjadi alat transportasi warisan nenek mpyang asli Bangsa Indonesia

Radarbanyuwangi.id – Keberadaan kapan kapal pinisi diciptakan boleh masih menjadi perdebatan. Namun kapal ini diperkirakan sudah ada sebelum tahun 1500-an. Bahkan ada yang menyatakan keberadaan kapal ini tidak terkait dengan era Majapahit. 

Selain itu kapal pinisi diduga sudah melaut sejak 1500-an. Kapal ini sering digunakan oleh pelaut Konjo, Bugis, dan Mandar asal Sulawesi Selatan untuk mengangkut barang

Kapal Pinisi sendiri memiliki makna kapal yang tangguh dan mampu melawan ombak. 

Kapal ini menjadi simbol kekuatan dan kejayaan suku Bugis-Makassar, sehingga proses pembuatannya dianggap sebagai upaya untuk mempertahankan identitas budaya mereka. 

Berikut ciri khas yang dimiliki oleh kapal pinisi:

1. Layar kapal

Kapal pinisi memiliki 7-8 layar yang berkibar. Ini mengandung makna bahwa nenek moyang bangsa Indonesia mampu mengarungi tujuh lautan atau samudra di dunia. 

2. Tiang kapal

Kapal pinisi memiliki dua tiang utama, satu di bagian depan dan satu di bagian belakang kapal. 

3. Bahan baku utama

Kapal pinisi terbuat dari kayu-kayu pilihan yang kuat dan kokoh, seperti kayu jati, kayu bitti, kayu besi, kayu jati, dan kayu kandole/punaga. 

4. Alat perekat

Bagian-bagian kapal pinisi tidak menggunakan paku atau lem, melainkan pasak kayu. 

5. Proses pembuatan

Kapal pinisi dibuat secara tradisional tanpa menggunakan peralatan modern. Proses pembuatannya dilakukan dengan mengandalkan ilmu yang diwariskan secara turun-temurun. 

6. Bagian penting

Kapal pinisi memiliki beberapa bagian utama, seperti anjong (segitiga penyeimbang), sombala (layar utama), tanpasere (layar kecil), cocoro pantara (layar bantu depan), cocoro tangnga (layar bantu tengah), dan tarengke (layar bantu di belakang). (*)

 

 

Editor : Niklaas Andries
#pelaut #sulawesi selatan #Bugis #indonesia #Lautan #nenek moyang #kapal pinisi #Mandar #kapal #ciri khas