RADARBANYUWANGI.ID - Tradisi kebo-keboaan di Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi, yang merupakan rangkaian dari tradisi Puter Kayun setiap 10 Syawal terus dilestarikan.
Tradisi yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir kembali digelar cukup meriah, Selasa (8/4).
Kegiatan yang diklaim sudah berlangsung turun-temurun sejak 1950-an itu, merupakan rangkaian tradisi Puter Kayun yang bakal digelar Rabu hari ini (9/4).
Selain melestarikan tradisi, warga Boyolangu menggelar tradisi Kebo-keboan sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas kelimpahan rahmat dan hasil panen yang melimpah.
”Kebo-keboan ini merupakan tradisi. Jadi, hampir setiap tahun digelar dan setiap tahunnya semakin berkembang,” ujar tokoh pemuda dan adat Boyolangu, Slamet Darmadi.
Darmadi mengatakan bahwa tradisi Kebo-keboan memang sudah dilaksanakan sejak puluhan tahun lalu. (*)
Editor : Ali Sodiqin