Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Warga Kaotan Banyuwangi Gelar Ritual Bersih Desa, Ini Ragam Acaranya

Redaksi • Selasa, 14 Januari 2025 | 16:48 WIB
BERSIH DESA: Masyarakat Desa Kaotan bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan mahasiswa mengikuti ider bumi pada Jumat malam (10/1).
BERSIH DESA: Masyarakat Desa Kaotan bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan mahasiswa mengikuti ider bumi pada Jumat malam (10/1).

RadarBanyuwangi.id – Warga Desa Kaotan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, menggelar ritual bersih desa sekaligus peringatan hari jadi desa yang ke-255.

Diselenggarakan sejak Jumat (10/1) sampai Sabtu (11/1), berbagai kegiatan digelar di desa tersebut. Mulai ider bumi, mengaji Lontar Yusuf, ancak sewu, hingga hiburan rakyat.

Kepala Desa Kaotan Muhamad Nur Hairi mengatakan, untuk memperingati Hari Jadi Ke-225, masyarakat Desa Kaotan melakukan ider bumi pada malam hari sembari membawa obor atau biasa disebut ”Damar Sewu”.

Acara ini dilakukan di dua dusun, yaitu Dusun Krasak dan Dusun Krajan. Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk bersih desa.

”Acara ini digelar pada Jumat malam (10/1). Setelah itu pada Sabtu pagi (11/1) diadakan khataman Al-Qur’an di dua dusun, kantor desa, dan di rumah saya,” ujarnya.

Selanjutnya, pada Sabtu (11/1) setelah salat Magrib, masyarakat Desa Kaotan dipimpin oleh tokoh agama berkumpul di tengah jalan, tepatnya depan Masjid Baiturrohman, Dusun Krajan.

Mereka berkumpul untuk melakukan serlamatan desa (ancak sewu) dan mengaji Lontar Yusuf. ”Berdoa agar diberi keselamatan,” jelas Hariri.

Hairi menuturkan, tujuan Damar Sewu dan mengaji Lontar Yusuf adalah untuk bersih desa atau tolak bala yang dahulu sering menyerang Desa Kaotan.

Sebab, berdasar cerita dari sesepuh Desa Kaotan, jika tidak mengaji Lontar Yusuf, kampung tersebut akan terkena musibah.

”Sedangkan menggunakan obor untuk keliling kampung mengibaratkan pada zaman dahulu sebelum ada lampu,” ujar pria yang biasa dipanggil Oblong tersebut.

Selain masyarakat setempat, kegiatan ini dihadiri beberapa tokoh masyarakat, mahasiswa KKN Universitas Airlangga Surabaya, Babinsa, Bhabinkamtibmas, camat, serta Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Choliqul Ridha. (cw3/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#sewu #Ider Bumi #bersih desa #blimbingsari #banyuwangi #lontar yusup #ancak