RADAR BANYUWANGI – Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, memasuki usia ke-167 tahun.
Peringatan Dino Dadine (hari jadi) Kemiren ini diselenggarakan secara meriah oleh pemerintah desa, Selasa (5/11).
Peringatan hari jadi diawali dengan pawai budaya yang diikuti Kepala Desa (Kades) Kemiren Mohammad Arifin. Orang nomor satu di Desa Kemiren itu duduk di atas dokar bersama Maestro Gandrung Temu Mesti alias Mbok Temuk, lalu mereka diarak keliling kampung.
Usai arak-arakan dilanjutkan dengan selamatan desa pada pukul 18.00 dan ditutup dengan tradisi Mocoan Lontar pada pukul 21.00 tadi malam.
Sedangkan pada hari ini (6/11) digelar Festival Ngopi Sepuluh Ewu yang menjadi tradisi setiap tahun. Acara ditutup dengan penampilan barong budoyo.
Kades Kemiren Mohamad Arifin mengatakan, Hari Jadi Desa Kemiren mengacu pada surat yang diterbitkan pemerintah pada November 1902. Surat tersebut ditulis dengan mesin ketik dan sebagian tulisan tangan.
”Berdasarkan dokumen tersebut, tercatat tanggal penetapan kepala desa pada 6 November 1902. Kepala Desa Kemiren pertama pada tahun 1857. Kami sepakat bahwa Hari Jadi Desa Kemiren pada 6 November 1857 yang saat ini kami rayakan setiap tahunnya,” katanya.
Arifin menambahkan, perayaan hari jadi merupakan momentum untuk melestarikan budaya dan adat istiadat Desa Kemiren.
”Dengan perayaan hari jadi, kami berharap masyarakat Desa Kemiren semakin bangga dengan budaya dan adat istiadat yang telah dimiliki secara turun-temurun,” kata Arifin. (rio/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin