Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jelang Festival Gandrung Sewu, Hotel di Banyuwangi Full Booked, Tiket Ludes, Tamu VIP Batal Hadir

Fredy Rizki Manunggal • Sabtu, 26 Oktober 2024 | 11:38 WIB
KOLOSAL: Penari Gandrung Sewu mengikuti gladi bersih di Pantai Marina Boom, kemarin (25/10). Puncak acara Gandrung Sewu akan digelar Sabtu hari ini (26/10) pukul 13.00 WIB.
KOLOSAL: Penari Gandrung Sewu mengikuti gladi bersih di Pantai Marina Boom, kemarin (25/10). Puncak acara Gandrung Sewu akan digelar Sabtu hari ini (26/10) pukul 13.00 WIB.

RadarBanyuwangi.id – Antusiasme masyarakat menonton Festival Gandrung Sewu cukup besar. Hal ini terbukti dengan ludesnya tiket penerbangan dan kamar hotel di Banyuwangi.

Dari informasi yang disampaikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, ada beberapa tamu undangan VIP yang terpaksa membatalkan kehadirannya karena kesulitan mendapatkan tiket pesawat.

Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Banyuwangi Dewa Alit Siswanto membenarkan hal tersebut.

”Ada beberapa tamu undangan VIP dari level deputi dan dirjen yang ingin datang. Berhubung tidak dapat tiket dan hotel, mereka mengurungkan niatnya ke Banyuwangi,” ujar Alit kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Sudah ada banyak tamu yang memilih melakukan pemesanan tiket pesawat dan kamar hotel jauh-jauh hari sebelum acara berlangsung. Kondisi ini akhirnya membuat sejumlah tamu undangan VIP terpaksa membatalkan nonton Gandrung Sewu.

Di sisi lain, Alit melihat Gandrung Sewu memberikan dampak positif bagi perekonomian Banyuwangi. Sejumlah sektor usaha, seperti perhotelan dan transportasi udara, mengalami peningkatan omzet yang signifikan.

Tingginya minat wisatawan membuat okupansi hotel di Banyuwangi mencapai 100 persen. Bahkan, beberapa tamu terpaksa mencari penginapan selain hotel.

”Kami memang mendapat konfirmasi dari beberapa pejabat pusat yang ingin hadir. Karena kesulitan mendapatkan tiket pesawat, mereka akhirnya hanya mengirimkan perwakilan,” imbuhnya.

Sementara itu, siang ini (26/10) Banyuwangi kembali menyuguhkan pesona budaya yang memukau melalui gelaran tahunan Gandrung Sewu 2024. Tahun ini tema yang diusung adalah ”Payung Agung” yang sarat makna keberagaman.

Sebelum penampilan utama, festival diawali dengan Festival Padang Ulanan pada Kamis (24/10).

Ratusan pelajar Banyuwangi memberikan pertunjukan pembuka dengan membawakan tarian tradisional Banyuwangi di Pantai Boom Marina.

Diawali penampilan tari gandrung gurit mangir, lalu tari cunduk menur, sorote lintang, jakripah, dan juga kesenian jaranan buto. Penampilan mereka diakhiri dengan flashmop serta pertunjukan paju gandrung.

”Festival Padang Ulanan menjadi ajang bagi generasi muda Banyuwangi untuk menunjukkan bakat dan kecintaan mereka terhadap seni tari,” ujar Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi Taufik Rohman.

Jumat kemarin (25/10), rangkaian Gandrung Sewu dilanjutkan dengan gladi bersih dan ritual Meras Gandrung serta kesenian wayang gagrag Banyuwangi.

Puncak acara Gandrung Sewu akan digelar hari ini pukul 13.00. Ada lebih dari 1.000 penari gandrung akan menampilkan tarian kolosal yang memukau dengan latar belakang keindahan Selat Bali.

Tema ”Payung Agung” dipilih untuk merefleksikan keberagaman etnis yang menyatu dalam masyarakat Banyuwangi, seperti suku Oseng, Madura, Mandar, dan Bali.

”Setiap tahunnya, Gandrung Sewu selalu menyajikan penampilan yang berbeda dan memukau. Karena itu masyarakat silakan menyaksikan sendiri penampilan yang akan selalu berbeda,” ujar Ketua Paguyuban Pelatih Tari dan Seniman Banyuwangi (Patih Senawangi) Suko Prayitno. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#tari gandrung #Gandrung Sewu 2024 #Penari Gandrung Sewu Banyuwangi #pantai boom #gandrung banyuwangi #Marina Boom #banyuwangi #Banyuwangi Festival #festival gandrung sewu