Koordinator rebana Muhamad Ikwan mengatakan, meski baru beberapa kali berlatih, setidaknya kesiapan pemain rebana sudah mencapai 75 persen. Sebab, mayoritas sudah terbiasa tampil dalam event yang diselenggarakan.
”Untuk peserta rebana total ada 25 orang. Terdiri dari pelajar Banyuwangi yang saat ini sedang masuk masa liburan. Alhamdulillah, tidak ada kendala yang berat. Pemain hanya menyesuaikan alunan musik antara drumband dan rebana agar lebih senada,” paparnya.
Ikwan juga mengaku cukup serius melatih koreografi para penabuh. Meski tidak banyak gerakan, latihan dianggap penting agar tidak ada kekeliruan.
”Ada part koreografi yang mana para penabuh masuk ke barisan drumband. Itu juga perlu dilatih agar tidak memecah barisan lain. Kami minta peserta fokus, lebih dari itu kendala lainnya bisa diatasi,” jelasnya.
Kepala Unit Korsik Pemkab Banyuwangi Imron mengaku siap memeriahkan event BEC 2024. Meski mayoritas pemain korsik didominasi oleh para lansia dan baru berlatih selama tiga kali, semangat dan antusiasme pemain drumband sangat tinggi.
Nantinya, para pemain drumband akan membawakan dua lagu, yakni lagu kebangsaan ”Indonesia Raya” dan lagu ”Kanggo Riko”.
”Untuk lagu ’Kanggo Riko’ akan kolaborasi dengan pemain rebana. Total pemain drumband yang turut berpartisipasi 50 orang dari berbagai instansi berbeda. Hari ini latihan terakhir, besok (12/7) kami akan gladi resik di lokasi untuk mematangkan konsep,” pungkas Imron. (tar/aif/c1)