RadarBanyuwangi.id – Kekayaan seni dan budaya di Banyuwangi tidak hanya menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan wisatawan.
Lebih dari itu, dunia kampus pun melirik potensi besar Bumi Blambangan tersebut.
Buktinya, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta tertarik mendirikan kampus seni di kabupaten the Sunrise of Java.
Bahkan, rektor perguruan tinggi tersebut, yakni I Nyoman Sukerna bertandang langsung ke Banyuwangi dan menawarkan kerja sama dengan pemkab.
Menurut Nyoman, potensi besar bidang seni-budaya yang dimiliki Banyuwangi bisa menjadi ekosistem pendidikan yang baik.
Apalagi seni budaya tersebut masih lestari di tengah masyarakat. Seperti halnya gandrung, barong, jaranan buto, kuntulan, dan lain sebagainya.
“Para mahasiswa nanti bisa belajar langsung kepada para maestro seni di Banyuwangi. Tentu, ini akan menjadi simbiosis kesenian yang baik,” ujarnya saat bertemu Bupati Ipuk Fiestiandani di Lounge Pelayanan Publik kantor Pemkab Banyuwangi beberapa hari lalu (22/11).
Selain itu, imbuh Nyoman, kerja sama ini memungkinkan anak-anak Banyuwangi dan daerah sekitarnya dapat belajar lebih dekat.
Tidak perlu ke Surakarta atau ke kampus seni di luar kota lainnya. “Kami siap berkolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi,” tegasnya.
Nyoman berharap, anak-anak muda Banyuwangi bukan hanya menjadi seniman, tetapi seniman akademis yang tumbuh dengan seni dan budaya di mana mereka hidup.
Bupati Ipuk Fiestiandani menyambut baik tawaran kerja sama dari ISI Surakarta tersebut. Dia menyebutkan bahwa Pemkab Banyuwangi telah memiliki pengalaman yang cukup baik dalam kerja sama pembukaan kampus.
Seperti halnya kerja sama dengan Universitas Airlangga (Unair). Bahkan, kampus Unair di Banyuwangi terus berkembang.
“Ini tentu akan menjadi kabar gembira. Semakin banyak lembaga pendidikan, pasti dampaknya bagi daerah akan baik,” tuturnya.
Sementara itu, Minggu (26/11) Bupati Ipuk menuturkan pihaknya akan segera melakukan kajian lebih mendalam berkaitan tawaran kerja sama dari ISI Surakarta tersebut.
Menurut dia, ISI Surakarta telah menjadi mitra kerja sama Pemkab cukup lama.
Di antaranya dalam Program Banyuwangi Cerdas yang memberikan beasiswa anak-anak Banyuwangi untuk menempuh kuliah seni di perguruan tinggi tersebut.
“Semoga dalam waktu dekat kajiannya bisa segera selesai,” kata dia. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin