RadarBanyuwangi.id – Tradisi tiban digelar warga Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Minggu (1/10). Tiban merupakan tradisi kuno meminta hujan.
Atraksi berbalut kesenian ini berlangsung cukup lama setiap musim kemarau panjang di Banyuwangi. Dua pemain saling mencambuk menggunakan lidi aren yang dililit (ujung).
Kesenian tiban disaksikan ratusan orang. Mereka berbondong-bondong memadati lapangan Desa Tamanagung yang disulap menjadi arena pertarungan.
Dua orang peserta tiban saling mencambuk hingga berdarah-darah. Masing-masing peserta diberi kesempatan untuk mencambuk tiga kali secara bergantian.
Demi keamanan, pihak lawan yang mendapat giliran dicambuk wajib mengenakan helm pengaman kepala. (ram/aif)
Editor : Ali Sodiqin