RadarBanyuwangi.id – Tradisi Seblang Bakungan bakal kembali diselenggarakan masyarakat Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Ritual bersih desa tersebut bakal digelar Minggu malam (9/7) mendatang.
Namun, ada yang berbeda pada pelaksanaan Seblang Bakungan tahun ini. Penari seblang tahun ini adalah penari baru, yakni Mbah Isah.
Dia bakal menggantikan seblang terdahulu, Mbah Supani, yang meninggal dunia pada Agustus 2022 lalu.
Sekadar diketahui, Mbah Isah merupakan kakak perempuan Mbah Supani. Sebelumnya, Mbah Supani telah menjadi penari Seblang Bakungan selama kurang lebih lima tahun.
Ketua Pelaksana Danar Fataros Nur Cahyadi mengatakan, sebelum menuju puncak acara Seblang Bakungan, pihaknya bersama ketua adat dan sesepuh kampung telah melakukan mediasi dan beberapa ritual lain untuk memita izin kepada leluhur.
”Tahun ini penari baru akan ditampilkan. Tentu beliau memiliki garis keturunan yang sama dengan Mbah Supani. Kami juga sudah melakukan beberapa ritual agar penari dan kegiatan bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Danar mengaku, ada beberapa kendala yang sempat dihadapi sebelum akhirnya Mbah Isah setuju menjadi penari seblang. Terlebih, penari seblang tersebut harus memiliki garis keturunan yang sama dengan seblang terdahulu.
”Anaknya sempat menolak karena mungkin beliau (Mbah Isah) sudah tua. Tentu usianya di atas penari seblang sebelumnya. Namun, karena penari harus dari keturunan yang sama, kami tentu harus meyakinkan bahwa ritual ini aman dan terlindungi,” kata dia.
Danar menjelaskan, saat ini progres persiapan pertunjukan ritual adat Seblang Bakungan telah mencapai 80 persen.
”Namun tentunya serangkaian persiapan lainnya juga kan diadakan sampai hari H,” pungkasnya.
Salah satu masyarakat Desa Bakungan, Mutmainah, 47, berharap kegiatan bersih desa yang diselenggarakan setiap tahun tersebut dapat berjalan dengan lancar serta dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa (YME).
”Semoga berjalan lancar dan penari baru bisa melakukan ritual ini dengan baik,” tandasnya. (tar/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin