Atraksi seni tersebut dibuka oleh Camat Tegaldlimo Mujiono. ”Pergelaran ini untuk memacu dan meningkatkan bakat seni tari para pelajar,” ujarnya.
Meski bersamaan dengan agenda BEC di Kota Banyuwangi, animo para duta seni maupun para penonton tidak surut. ”Justru dengan dilaksanakannya BCE di pendapa Kecamatan Tegaldlimo ini, masyarakat yang tidak bisa menyaksikan BEC di Banyuwangi bisa melihat langsung di pendapa kecamatan,” tutur Mujiono.
Sejumlah tari yang ditampilkan oleh duta seni pelajar tersebut di antaranya tari jejer gandrung dan gurit mangir oleh perwakilan Koordinator Wilayah Kerja Satuan Pendidikan (Korwilkersatdik) Kecamatan Tegaldlimo dan tari larung saji oleh perwakilan LP Ma’arif Tegaldlimo.
Selain itu, juga ada penampilan tari onclang kidang, jaranan buto, dan tari jakripah yang ditampilkan oleh duta seni dari SMP 17 Agustus 1945 Banyuwangi.
Pelajar dari SMPN Muhammadiyah 3 Tegaldlimo juga tak mau kalah, mereka menampilkan tari menjeng dan lagu ngelabur langit. Kegiatan ditutup dengan lagu Umbul-Umbul Blambangan yang dinyanyikan oleh semua duta seni pelajar se-Kecamatan Tegaldlimo. (ddy/sgt/c1) Editor : AF Ichsan Rasyid