Selain dihadiri dewan senat, hadir pula jajaran kepala unit dan kepala biro. Kelulusan ini disahkan melalui pembacaan surat keputusan kelulusan Stikes Banyuwanyi yang dibacakan oleh Wakil Ketua 1 Bidang Akademik, Ns. M Alamin, S.Kep., M.Kes.
Ketua Panitia kegiatan Miftahul Hakiki, SST., M. Kes menjelaskan, yudisium ini merupakan yudisium akbar tahunan. Peserta yang terlibat, khususnya Profesi Ners, Ahli Madya Keperawatan, Ahli Madya Kebidanan dan Ahli Madya Farmasi adalah mereka yang telah dinyatakan kompeten atau lulus dari Ujian Kompetensi Nasional.
Ketua Stikes Banyuwangi, DR. H. Soekardjo dalam sambutannya mengucapkan selamat atas kelulusan yang diraih para mahasiswa. Pada akhirnya mahasiswa secara resmi menyandang gelar S.Kep, Ns, A.Md.Keb, A.Md.Kep, A.Md.Farm. "Selamat untuk semuanya, meski yudisium ini adalah sebuah kelulusan, namun perlu diingat bahwa masih ada jenjang yang harus kalian tempuh. S1 Keperawatan masih harus melalui Profesi Ners. Untuk yang ahli madya, jangan berpuas sampai disini, kalian masih bisa melanjutkan ke tahap sarjana sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” kata Soekardjo.
Pada hari yang sama, Stikes Banyuwangi juga menggelar seremonial pembukaan Diesnatalis ke-16 dengan mengusung tema “incredible generation”. Secara simbolis, acara dibuka dengan pemotongan pita oleh Ketua Stikes didampingi oleh jajaran wakil ketua. “Dies Natalis ini tidak hanya untuk lingkup internal, melainkan juga eksternal, khususnya bagi pelajar tingkat menengah atas atau kejuruan,” pungkas Soekardjo. (*/aif) Editor : Syaifuddin Mahmud