Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Polresta Beri Penghargaan untuk Sanggar Sayu Wiwit

Gerda Sukarno Prayudha • Selasa, 23 Agustus 2022 | 18:05 WIB
APRESIASI: Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa (kiri) memberikan penghargaan kepada para anggota Sanggar Tari Sayu Wiwit di halaman Polresta Banyuwangi kemarin (22/8) (Bagus Rio/RadarBanyuwangi.id)
APRESIASI: Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa (kiri) memberikan penghargaan kepada para anggota Sanggar Tari Sayu Wiwit di halaman Polresta Banyuwangi kemarin (22/8) (Bagus Rio/RadarBanyuwangi.id)
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Usai tampil di Polda Jatim, Sanggar Tari Sayu Wiwit diganjar penghargaan dari Polresta Banyuwangi kemarin (22/8). Penghargaan tersebut diberikan kepada para penari maupun pemilik sanggar tari yang bertempat di Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi itu.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa usai menggelar apel bersama para pasukan. ”Penghargaan ini kita berikan sebagai tanda terima kasih kepada Sanggar Tari Sayu Wiwit yang telah mendukung dan berperan serta dalam pentas Gebyar Nusantara Gemilang Jatim 2022 dan mendapatkan nominasi grup terkompak,” ujar Kombespol Deddy.

Deddy mengatakan, para penari dari Sanggar Sayu Wiwit telah tampil dengan maksimal dalam acara di Polda Jatim sejak Selasa (9/8) hingga Selasa (16/8). Selama sepekan itu, anggota sanggar tari yang berjumlah tujuh orang perempuan itu telah menampilkan tarian gandrung yang memukau. ”Penampilan mereka sangat menarik, bahwa kekompakan mereka membawa grup sanggar tarinya mendapatkan nominasi sebagai grup terkompak,” katanya.

Maka dari itu, imbuh Deddy, pihaknya memberikan penghargaan sebagai apresiasi dan motivasi bagi mereka untuk terus berlatih dan menampilkan tarian yang terbaik. ”Semoga ini menjadi semangat mereka, untuk bisa lebih baik serta tampil lebih baik,” ucapnya.

Deddy berharap, Sanggar Sayu Wiwit maupun sanggar tari yang lainnya dapat terus menorehkan prestasi. Sehingga, dapat mencetak generasi seni yang profesional. ”Tarian gandrung yang menjadi ikon Banyuwangi ini sudah dikenal di mana-mana, makanya kita harapkan ada sanggar tari yang dapat mencetak generasi muda yang peduli maupun berprestasi di bidang seni,” pungkasnya. (rio/afi/c1) Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#polresta #Sayu wiwit #Tari #penghargaan #menari