Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Batik Jajang Sebarong, Bermakna Menjaga Persaudaraan

Ali Sodiqin • Senin, 6 September 2021 | 20:35 WIB
batik-jajang-sebarong-bermakna-menjaga-persaudaraan
batik-jajang-sebarong-bermakna-menjaga-persaudaraan


RadarBanyuwangi.id – Salah satu motif batik khas Banyuwangi yang sarat akan makna dan filosofi adalah motif Jajang Sebarong. Arti kata Jajang Sebarong adalah bambu serumpun yang juga bermakna persaudaraan yang kuat.



Filosofi Jajang Sebarong tersebut tak luput dari pepatah yang berbunyi ojo ngerubuhaken jajang sebarong (janganlah merobohkan bambu satu rumpun). Pepatah tersebut seolah mengisyaratkan pesan pengingat bagi masyarakat, khususnya warga Banyuwangi untuk menghindari tindakan yang dapat merusak persaudaraan dan silaturahmi.



Jajang Sebarong merupakan motif batik khas Banyuwangi yang sudah lama ada. Motif Jajang Sebarong ini beragam, ada yang diwarna-warni pada bagian batang bambu (jajang) ada juga yang polos. ”Kalau dilihat sepintas, bahwa itu motif gambar bambu sangat jelas,” ujar Mujiono, salah seorang pembatik.



Hanya saja, pada motif batik tumbuhan bambu tampak lebih dominan. Maklum namanya saja Jajang Sebarong atau berarti bambu serumpun. Tidak mungkin jika gambar tanaman bambunya hanya satu bilah.



Selain motif yang menggambarkan tanaman bambu, juga dilengkapi dengan ruas bambu dan daun bambu. Pada bagian bawah batang bambu lebih lebar dan akan mengecil pada bagian ujungnya.



Agar lebih menyatu dan selaras, motif batik Jajang Sebarong ini biasanya juga dipadukan dengan motif batik lainnya, seperti dengan motif Manuk Kecaruk (burung bertemu). Dari gambar motif ini, seolah ada dua burung yang saling bertemu pada tanaman bambu serumpun tersebut.



Perpaduan lainnya, Jajang Sebarong juga bisa dikreasikan dengan motif batik Gedekan (anyaman gedek bambu). Motif Gedekan sebagai sebuah pesan, bahwa bambu juga bisa dibentuk menjadi gedek. ”Kalau motif Jajang Sebarong ini memang kebanyakan batik tulis, karena bentuk bambunya menjulur dari bawah ke atas cukup panjang. Kalau perpaduan warna bisa tergantung sesuai keinginan atau selera,” jelasnya.



Motif batik Jajang Sebarong ini juga bisa menjadi sebuah ungkapan atau penegasan pesan secara tersirat. Bahwa kebersamaan, persaudaraan adalah kekuatan yang harus dijaga dan terus dirawat secara terus-menerus. Tidak tercerai-berai.



Atau bisa juga dimaknai bahwa tanaman bambu adalah salah satu tanaman yang ditanam oleh masyarakat Osing di Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk merawat mata air yang sudah ada atau untuk memancing munculnya mata air baru di bantaran sungai. ”Pesannya selain menjaga persaudaraan dan silaturahmi, juga ada pesan mencintai lingkungan dan alam,” tandasnya. (ddy/bay/c1)


Editor : Ali Sodiqin
#budaya #kerajinan