RadarBanyuwangi.id – Motif khas yang boleh dibilang lumayan baru dari batik Banyuwangi adalah motif Gandrung. Batik motif ini adalah ciri khas karya dari rumah batik Gondho Arum di Kecamatan Kabat.
Salah satu perajin batik motif Gandrung ini adalah Susiati, 50, warga Dusun Kepuh, Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Sudah sejak tahun 2012 silam, Susiati merintis usaha rumah batik di kediamannya. ”Awalnya saya memang punya kemampuan menjahit dan bordir,” ungkapnya.
Pada tahun 2011,Susiati mengikuti pelatihan membatik yang diselenggarakan Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan (Diperindagtam) saat itu.
Meski pelatihan hanya berlangsung sehari, dia mengikutinya secara sungguh-sungguh mulai dari awal sampai akhir. Karena hanya berlangsung sehari, pelatihan tidak sampai pada tahap pewarnaan. Hanya terbatas pada menggambar motif batik hingga mencanting.
Baru pada tahun 2012 kembali diselenggarakan pelatihan lanjutan. Susiati kembali ambil bagian. Kali ini pelatihan pada tahap mewarnai dan ngelorot. Berbekal pengalaman dari pelatihan itulah, dia kemudian memutuskan untuk membuka usaha kerajinan batik di rumahnya.
Seiring berjalannya waktu, batik yang diproduksi memang batik khas Banyuwangi. Motif batik khas Banyuwangi tidak lepas dari motif klasik Banyuwangi yakni Gajah Oling. Hampir semua jenis motif batik selalu menyematkan Gajah Oling sebagai identitas khas batik Banyuwangi. ”Jadi motif apa saja pasti selalu ada Gajah Oling, tidak hanya saya tetapi hampir seluruh pembatik asal Banyuwangi selalu mencantumkan motif Gajah Oling,” katanya.
Karena perkembangan dan seiring berjalannya waktu, Industri Mikro Kecil dan Menengah (IMKM) batik terus menggeliat bersamaan dengan kunjungan wisatawan ke kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini. Agar memiliki ciri khas khusus, Susiati lantas menciptakan sebuah kreasi batik khas Banyuwangi yakni motif Gandrung.
Layaknya seorang penari gandrung, motif batik ini menonjolkan gandrung. Mulai dari bagian ujung kepala berupa omprok, geter, kipas dan selendang. Semuanya tergambar jelas. Tak ketinggalan, pada bagian belakang selendang gandrung juga ada motif Gajah Oling. ”Saya buat motif Gandrung ini, karena logo rumah batik saya juga gambar gandrung,” jelasnya.
Motif ini merupakan satu-satunya di Banyuwangi. Harapannya dengan motif batik gandrung ini, orang pasti akan teringat bahwa batik tersebut hanya ada di Banyuwangi. ”Gandrung ini sudah menjadi ikon, identitas bagi Banyuwangi. Makanya saya coba abadikan dalam motif batik ini, agar kesenian dan kebudayaan gandrung Banyuwangi lebih lestari dan makin digandrungi,” tandasnya. (ddy/bay/c1)
Editor : Ali Sodiqin