Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Punya Cadangan Beras Mencapai 66 Ribu Ton, Bulog Banyuwangi Pastikan Stok Sembako Aman hingga Lebaran

Fredy Rizki Manunggal • Sabtu, 1 Maret 2025 | 18:00 WIB
STOK AMAN: Stok cadangan beras di Bulog Banyuwangi saat ini mencapi 66 ribu ton. Jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
STOK AMAN: Stok cadangan beras di Bulog Banyuwangi saat ini mencapi 66 ribu ton. Jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

RADAR BANYUWANGI Warga Banyuwangi tak perlu khawatir dengan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Bulog Cabang Banyuwangi memastikan stok beras dan komoditas lainnya dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pimpinan Cabang Bulog Banyuwangi Dwiana Puspitasari mengungkapkan, stok cadangan beras pemerintah (CBP) saat ini sangat mencukupi.

Bulog Banyuwangi memiliki stok CBP sebanyak 66 ribu ton. Jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama dua periode masa konsumsi tinggi, yaitu pada Ramadan hingga Lebaran. 

Tak hanya beras, Bulog juga menjamin ketersediaan komoditas pangan lainnya seperti gula, minyak goreng, dan terigu.

”Selain beras, stok gula, minyak, dan terigu juga tersedia dalam jumlah yang mencukupi. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan bahan pokok di gudang kami masih sangat aman,” tambah Dwiana.

Dia menambahkan, permintaan komoditas pangan di pasar mulai merangkak naik menjelang Ramadan. Diperkirakan harga juga akan naik menjelang Idul Fitri tahun ini.

Untuk memastikan keamanan bahan pokok, terutama beras, Bulog mulai gencar melakukan penyerapan gabah sesuai ketentuan pemerintah dengan harga Rp 6.500 per kilogram. Hingga Februari 2025, serapan gabah mencapai 1.900 ton.

Jumlah tersebut setara dengan 3,7 persen dari target yang telah ditetapkan. Bulog menargetkan pada tahun ini serapan gabah dari petani mencapai 18.000 ton gabah kering panen guna menjaga ketersediaan stok. 

Untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, Bulog juga akan menggelar operasi pasar selama Ramadan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

”Kami akan aktif menggelar operasi pasar di berbagai titik strategis. Ini bertujuan untuk menekan potensi kenaikan harga dan memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” jelas Dwiana. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#bulog #lebaran #beras #stok pangan #puasa #sembako #banyuwangi #ramadhan #cadangan beras