Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Populasi Hewan Ternak Banyuwangi Melimpah, Pasokan Daging Dijamin Aman sampai Lebaran

Ayu Lestari • Senin, 29 Januari 2024 | 21:30 WIB
JUAL BELI: Para pedagang dan pembeli kambing cukup ramai di Pasar Hewan Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng Selasa (20/6).
JUAL BELI: Para pedagang dan pembeli kambing cukup ramai di Pasar Hewan Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng Selasa (20/6).

RadarBanyuwangi.id – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi memastikan ketersediaan daging mencukupi kebutuhan masyarakat untuk peringatan Imlek hingga Idul Fitri mendatang.

Sebab, populasi sapi, kambing, dan domba di Bumi Blambangan mencapai ratusan ribu ekor.

Konsumsi daging masyarakat Banyuwangi meningkat sejak menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2024 lalu.

Meski kini momen itu sudah berlalu, namun permintaan daging di Bumi Blambangan masih terbilang tinggi.

Kepala Bidang (Kabid) Budi Daya dan Usaha Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi Abdurrazak mengatakan, kebutuhan daging di Banyuwangi sejak menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2024 hingga sekarang masih cukup tinggi.

Terlebih saat ini sudah mendekati Hari Raya Imlek.

Namun, hal tersebut tidak begitu dirisaukan mengingat populasi sapi dan kerbau di wilayah Banyuwangi tergolong tinggi.

Populasi sapi di Bumi Blambangan sekitar 150 ribu ekor, kambing mencapai 130 ribu ekor kambing, dan domba sebanyak 270 ribu ekor.

Razak mengaku, pada momen tertentu seperti perayaan hari besar keagamaan dan hari besar lainnya, kebutuhan daging di Banyuwangi bisa melonjak naik mencapai lebih dari 170 ton per bulan.

”Namun, kami pastikan ketersediaan barang surplus dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” tuturnya.

Razak menjelaskan, selain untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Banyuwangi, hewan ternak asal Banyuwangi juga dikirim ke sejumlah daerah yang membutuhkan suplai daging.

Hal tersebut dilakukan karena stok hewan ternak yang tersedia masih dalam kondisi yang cukup melimpah.

Menurut Razak, dalam kondisi normal, jumlah sapi yang disembelih di Banyuwang sebanyak 35 sampai 40 ekor.

Namun jika ada kegiatan tertentu, perayaan hari besar keagamaan, atau hari besar lainnya, jumlah sapi yang disembelih mengalami peningkatan kuantitas sekitar 10 hingga 15 persen.

”Kami berharap meski kebutuhan terkadang meningkat, kami terus berusaha menyediakan stok yang cukup. Banyuwangi juga selalu surplus,” tandasnya. (tar/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#daging #populasi hewan #lebaran #domba #idul fitri #sapi #ternak #kambing #banyuwangi