Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gegara Petani Wongsorejo dan Tegaldlimo, Banyuwangi Surplus Padi dan Bawang Merah

Gareta Yoga Eka Wardani • Sabtu, 23 September 2023 | 19:30 WIB
ILUSTRASI: Petani memanen padi di wilayah Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, beberapa waktu lalu.
ILUSTRASI: Petani memanen padi di wilayah Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, beberapa waktu lalu.

RadarBanyuwangi.id – Status Banyuwangi sebagai salah satu kabupaten lumbung pangan di Jatim diproyeksi tetap terjaga hingga akhir tahun ini.

Tidak hanya padi, produksi bawang merah di kabupaten the Sunrise of Java juga mengalami surplus.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) panenan padi pada Juli mencapai 9.176 hektare (ha). Sedangkan total panenan sejak Januari hingga Juli mencapai 70.112 ha.

Panenan padi di Banyuwangi tiap tahun mengalami peningkatan. Pada tahun 2021 panen gabah sebesar 784.732 ton dan tahun 2022 mencapai 785.650 ton. Sedangkan tahun 2023 panenan padi ditarget mencapai 787.234 ton.

Sementara itu, pada bulan ini Dispertan mencatat panenan besar pada komoditas bawang merah. Terutama di sejumlah kecamatan utama penghasil komoditas tersebut, seperti di Kecamatan Wongsorejo dan Tegaldlimo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispertan Ilham Juanda mengungkapkan, tahun 2023 Banyuwangi surplus bawang merah hingga 2.647,02 ton.

Rinciannya, jumlah panenan bawang merah mencapai 7.538,4 ton dengan produktivitas rata-rata 11,6 ton per ha. Sedangkan kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi sebesar 4.891,38 ton.

”Pada Agustus lalu panenan cukup memuaskan dari Kecamatan Wongsorejo. Di mana produktivitas bawang merah di kelompok tani setempat rata-rata 14,2 ton per ha. Angka tersebut lebih tinggi dari produktivitas rata-rata kabupaten yang hanya 11,6 ton per ha. Sementara bulan September ini, panenan di Kecamatan Tegaldlimo tidak kalah baik,” ujarnya, Jumat (22/9).

Dalam rangka mendukung peningkatan panenan di Kecamatan Tegaldlimo, Pemkab Banyuwangi memberikan sejumlah bantuan.

Seperti pemberian bibit bawang merah varietas Tajuk, lalu pemberian mulsa, dolomit, dan pupuk organik.

Ilham mengatakan, selain pemberian bibit dan pupuk dalam rangka meningkatkan panenan, kelompok tani diharapkan memiliki inovasi yang diterapkan pada tanamannya.

Sehingga, dapat dicontoh oleh kelompok yang lain. (rei/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#tegaldlimo #padi #bawang merah #Pupuk #surplus #wongsorejo #pangan #inovasi #banyuwangi