Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harga Telur di Pasar Tradisional Tembus Rp 30 Ribu Perkilogram

Edy Supriyono • Rabu, 24 Agustus 2022 | 22:34 WIB
PASAR TRADISONAL SUMBERKOLAK: Salah satu pembeli mengaku mengurangi jumlah kebutuhan telur yang dibeli saat harganya naik, Senin (22/8) lalu. (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
PASAR TRADISONAL SUMBERKOLAK: Salah satu pembeli mengaku mengurangi jumlah kebutuhan telur yang dibeli saat harganya naik, Senin (22/8) lalu. (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
PANARUKAN, Jawa Pos Radar Situbondo – Harga telur di pasar tradisional di Situbondo mengalami kenaikan sejak awal bulan ini. Kemarin, perkilogramnya mencapai Rp 30 ribu.

Kepala Pasar Sumberkolak, Ahmad Rais mengatakan, harga telur ayam mengalami kenaikan sampai Rp.30 ribu per kilogram terjadi sekitar dua hari terakhir. Sebelum mengalami kenaikan, harga telur berkisar Rp.28 ribu perkilogram. “Dalam dua hari terakhir, kenaikan harga telur mencapai Rp.2 ribu perkilogram,” ujarnya, Senin (22/8).

Ahmad mengaku, belum mengetahui penyebab kenaikan harga telur. Sebab, ketersediaan telur akhir-akhir ini tidak ada kendala. Kebutuhan pedagang di pasar tersebut justru tercukupi. “Ada beberapa agen yang memang rutin mengirim pada pedagang di sini. Selama pantauan kami di lapangan tidak ada pedagang sampai kehabisan persediaan,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu pedagang di pasar tersebut, Sugiani mengatakan, kenaikan harga telur berdampak pada daya beli masyarakat. Pembeli banyak yang mengeluh otomatis biasanya beli sekilo sekarang cuma setengah kilo. “Pedagang tidak bisa kalau harus menurunkan harga telur. Daya belinya turun bisa jadi orang sudah tidak punya uang,” ungkapnya.

Sugiani mengaku, untuk meminimalisir kerugian usahanya, dia mengurangi persedian telur yang akan dijual. “Pelanggan tetap dari sejumlah tempat mengurangi jumlah telur yang dibutuhkan. Otomatis saya juga harus mengurangi stok untuk dijual,” pungkasnya. (wan/pri) Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#harga telur #pangan #Telur Horn #harga naik