Salah satu pedagang ayam potong, Solihatin, 42, warga Dusun Tegalpaski, Desa Kalibaru Wetan, mengaku menjual dagaing ayam Rp 33 ribu per kilogram sejak Selasa (21/6). Sebelumnya, menjual Rp 32 ribu per kilogram. “Harga Rp 32 ribu oper kilogram itu sejak Senin (13/6),” katanya.
Solihatin mengatakan harga daging ayam yang naik ini karena belinya juga naik. Sejumlah pedagang ayam, juga menaikkan harga. “Ada juga yang belum menaikkan harga, tapi sebagian besar sudah naik,” ujarnya.
Di antara pedagang ayam yang belum menaikkan harga, itu Nuryati, 32, warga Dusun Tegalpakis, Desa Kalibaru Wetan. Hingga kemarin (22/6), ia tetap menjual dengan harga Rp 32 ribu per kilogram. “Saya belinya beda, jadi tetap belum naik,” katanya.
Meski masih belum menaikkan harga, Nuryati mengaku juga akan menaikkan harga daging ayam potong. Ia juga sudah diberi tahu oleh juragannya kalau harga ayam naik. “Saya juga akan menaikkan harga juga,” cetusnya.
Pedagang yang biasa disapa Nur itu mengaku dalam sehari bisa menjual satu hingga 1,5 kuintal daging ayam. Pada hari tertentu, seperti hari besar bisa menjual hingga dua kuintal dalam sehari. “Harga memang sering berubah-ubah, Lebaran malah Rp 40 ribu per kilogram,” jelasnya.(mg5/abi) Editor : Agus Baihaqi