Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Menjelang Lebaran, Harga Telur Ayam Ras Masih Stabil

Ali Sodiqin • Kamis, 6 Mei 2021 | 09:00 WIB
menjelang-lebaran-harga-telur-ayam-ras-masih-stabil
menjelang-lebaran-harga-telur-ayam-ras-masih-stabil


RadarBanyuwangi.id - Harga telur ayam masih stabil di Pasar Srono dan Muncar, kemarin (2/5). Dari pantuan Jawa Pos Radar Genteng, harga telur ayam petelur masih di kisaran Rp 21 ribu per kilogram, sedangkan harga telur ayam kampung dibandrol Rp 2.500 per butir, dan harga telur bebek Rp 3.000 per butir.



Meski harga relatif stabil, tapi penjual telur menyebut pembeli lesu. Masa pandemic, masih menjadi penyebab utama. Biasanya, dua minggu sebelum Lebaran, banyak pembeli memborong telur untuk bahan pembuat kue. “Masih sepi, belum ada tanda-tanda pembeli yang mau memborong,” ujar Widinarmi, 34, penjual telur di Pasar Srono, Desa Kebaman, Kecamatan Srono.



Harga telur menjelang puasa tidak naik, dan stabil hingga menjelang Lebaran. Harga telur sejak sebelum puasa hingga saat ini, berkisar Rp 21 ribu hingga Rp 22 ribu per kilogram. Itu dirasa normal dan tidak ada peningkatan maupun penurunan menjelang Lebaran ini. “Biasanya harga telur akan naik sebelum Lebaran,” katanya.



Pedagang telur ayam di Pasar Muncar, Hedi Kusnadi, 54, menuturkan harga telur ayam kemungkinan naik mendekati Lebaran. Diprediksi, harga telur ayam mengalami kenaikan hingga Rp 25 ribu per kilogram. “Mungkin bisa naik, tapi bertahap sampai Rp 25 ribu per kilogram,” ungkapnya.



Hedi tak menampik untuk komoditas telur, saat ini bisa sewaktu-waktu mengalami kenaikan di pasar tradisional. “Saat ini yang lagi naik harga telur puyuh, saya jual Rp 28 ribu per kilogram, biasanya hanya Rp 25 per kilogram,” pungkasnya.(kri/abi)


Editor : Ali Sodiqin
#harga telur #puasa ramadan #harga sembako