Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Buah Krai Paling Diburu selama Ramadan

Ali Sodiqin • Kamis, 15 April 2021 | 20:00 WIB
buah-krai-paling-diburu-selama-ramadan
buah-krai-paling-diburu-selama-ramadan


RadarBanyuwangi.id – Setiap daerah memiliki kuliner khas yang biasanya jadi menus andalan untuk berbuka puasa. Tak terkecuali di Banyuwangi. Salah satu menu khas untuk berbuka puasa adalah buah ”krai”.



Buah krai yang mirip dengan blewah ini merupakan salah satu bahan utama minuman menyegarkan. Tak heran jika buah mirip mentimun berukuran besar ini kerap diburu oleh pembeli, khususnya umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.



Bentuk buah krai mirip dengan timun suri, namun dengan daging buah yang berwarna oranye cerah. Warna kulitnya cenderung kuning dengan sulur kehijauan. Buah ini rasanya hampir sama dengan buah blewah, namun tekstur daging buahnya lebih lembut. Aroma buah yang masak juga jauh lebih harum dibanding blewah.



Selama bulan Ramadan pedagang dadakan yang menjual buah krai di Banyuwangi sangat mudah ditemui. Pedagang krai bertebaran hampir di berbagai penjuru Bumi Blambangan. Salah satu pedagang buah krai adalah Aisyah, 48, yang berjualan di pinggir jalan nasional Kabat bersama dengan sejumlah pedagang lainnya.



Lokasi tersebut sejak lama memang telah menjadi pusat penjualan buah krai selama Ramadan di Banyuwangi. Lapak dagangan sudah buka pada pukul 09.00 WIB hingga jam 17.00 sore. Buah krai dijual secara eceran atau bijian. Harganya mulai Rp 4.000 untuk ukuran yang paling kecil dan Rp 20 ribu untuk ukuran terbesar.  ”Alhamdulillah bisa untuk pemasukan selama Ramadan,” ungkap Aisyah.



Buah krai memang hanya bisa dijumpai selama bulan Ramadan. Tak ayal buah krai menjadi salah satu komoditas yang selalu diserbu pembeli. Aisyah mengaku jika pendapatan penjualan buah krai selama Ramadan cukup menguntungkan. Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, hasil penjualan krai juga diputar kembali untuk usaha lainnya.



Sementara itu salah satu pembeli, Samsul Muarif mengaku, es buah krai adalah salah satu menu favoritnya untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa. Selain segar dan manis, aroma buahnya juga menarik. ”Seger rasanya. Tidak lengkap rasanya kalau buka puasa tanpa es buah krai,” katanya.



Es buah krai memang sangat cocok disajikan sebagai minuman berbuka puasa. Cara membuat minuman ini juga sangat mudah. Buah krai dibelah, kemudian dipotong dagingnya atau diserut. Campur larutan air gula dan buah krai di dalam satu wadah. Agar lebih segar tinggal memasukkan es batu atau dimasukkan ke dalam kulkas selama beberapa jam, es buah krai pun siap dihidangkan. (ddy/afi/c1)



Editor : Ali Sodiqin
#buah musiman #pertanian