Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Beras Organik Harganya Jauh Lebih Tinggi

Ali Sodiqin • Sabtu, 27 Maret 2021 | 00:00 WIB
beras-organik-harganya-jauh-lebih-tinggi
beras-organik-harganya-jauh-lebih-tinggi


RadarBanyuwangi.id - Harga beras merah organik yang dikembangkan para petani di Banyuwangi, ternyata masih tetap tinggi dan cenderung stabil. Permintaan pasar terkait beras ini, juga stabil



Salah satu petani dan pengembang beras organik Saman Hudi, 57, asal Desa Sumberbaru, Kecamatan Singojuruh mengatakan ramainya kabar pemerintah akan impor beras, belum membawa pengaruh terhadap pasar beras organic. Itu karena konsumen beras ini banyak yang menyukai karena alasan kesehatan. “Alhamdulillah, tidak berpengaruh,” jelasnya.



Saman menyebut selama pandemi ini pemasaran beras organi  justru membaik. Permintaan beras untuk pasar luar Banyuwangi mengalami peningkatan hingga 30 persen. Hanya saja, jika sebelumnya banyak dikirim ke Bali, selama pandemi permintaan yang tinggi di Surabaya dan Jakarta. “Pandemi turis tidak ada, tapi di kota lain permintaannya banyak,” jelasnya.



Peminat beras organi ini, jelas dia, tidak mempermasalahkan harga. Harga beras yang diproduksi ini dibanderol mulai belasan ribu hingga puluhan ribu rupiah per kilogramnya. Sebagai contoh, terang dia, untuk harga beras cokelat harganya Rp. 19 ribu per kilogram, dan beras merah dijual dengan harga mulai Rp. 23 ribu per kilogram. Sedang harga beras hitam melik laku Rp. 40 ribu per kilogram. “Harganya mahal, tapi permintaan banyak,” jelasnya.



Menurut Saman, proses produksi yang dilakukan bersama tim dan petani itu di lahan seluas 170-an hektare dengan system pemanenan berkesinambungan. “Kita hampir setiap hari panen,”  terangnya pada Jawa Pos Radar Genteng.



Salah satu karyawan kelompok pengembang beras organik sirtanium Bayu Yulianto, 28, mengatakan permintaan beras organik cukup bagus. Peminat beras organik banyak dari kota-kota besar seperti Surabaya dan Jakarta. “Yang banyak dikirim ke Surabaya,” katanya.



Menurut Bayu, permintaan beras organik ini ada 40 ton setiap bulan. Sedang ketersediaan beras dalam sebulan ada ada 70 ton. “Setiap hari itu selalu ada beras yang masuk ke gudang,” ungkapnya.(sli/abi)


Editor : Ali Sodiqin
#beras merah #beras organik #sembako