Ketika mendengar tentang literasi media digital, apa yang kita pikirkan? Literasi media digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, menggunakan, mengevaluasi, dan memanfaatkan secara cermat dalam kehidupan sehari-hari. Agar lebih memahami literasi digital, Anda bisa menambah beberapa buku dan referensi tentang literasi media digital.
Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi, berbagai kalangan usia bisa mengakses informasi dengan sangat mudah. Mulai kalangan anak-anak, remaja, sampai lanjut usia, semua dapat mengakses informasi dengan mudah.
Literasi media digital juga banyak manfaatnya. Jika kita ingin menerapkan literasi media digital untuk anak-anak, kita bisa mengatur dan menentukan waktu kapan ia memainkan gawai. Karena banyak waktu anak-anak yang tersita hanya untuk melihat tayangan televisi dan gawai. Agar waktu anak tidak terbuang sia-sia, kita bisa melatih mereka untuk berliterasi di media.
Media sendiri mempunyai prinsip yang menggunakan arus utama atau mengikuti hal yang sedang tren di masyarakat. Serta bagaimana kita mendapatkan keuntungan tanpa berpikir dahulu dampak yang akan menimpa masyarakat.
Seharusnya, masyarakat mendapatkan informasi yang positif. Bukan malah memberikan informasi negatif kepada masyarakat. Seperti tayangan atau film yang berbau diskriminatif terhadap berbagai suku, ras, agama, dan kebudayaan.
Sebenarnya, media di Indonesia untuk saat ini sangat berkembang luar biasa. Penggunaan media di Indonesia cenderung konsumtif. Sehingga menjadi campur aduk antara membuat informasi yang benar dengan informasi yang salah. Dalam hitungan detik, informasi bisa tersebar dengan sangat cepat.
Tidak hanya ratusan, bahkan ribuan informasi tersebar di internet setiap hari. Dengan adanya fitur, like, trending topik di media sosial, tidak bisa dipungkiri dalam membaca minat dan konsumsi informasi masyarakat. Melalui fitur-fitur tersebut, informasi dapat dibagikan secara viral.
Pada umumnya, literasi media mempunyai beberapa jenis yang dapat kita gunakan. Ini meliputi media elektronik dan media cetak. Untuk media elektronik dapat kita miliki bahkan sering digunakan seperti televisi dan radio. Namun radio sepertinya sudah mulai jarang penggunanya. Untuk media cetak yang sangat popular untuk saat ini adalah surat kabar yang dinilai banyak memberikan informasi. Selain itu, majalah juga sering digunakan untuk mencari sumber informasi.
Saat ini, banyak yang membicarakan tentang pengaruh literasi terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Secara sederhana, literasi dapat diartikan sebagai sebuah kemampuan membaca dan menulis. Literasi mempunyai beberapa macam literasi. Seperti literasi perpustakaan, literasi teknologi, literasi informasi, literasi hukum, dan masih banyak lagi literasi lainnya.
Literasi media juga mempunyai beberapa tujuan. Meliputi meningkatkan pengetahuan agar membantu masyarakat dalam melakukan peningkatan pengetahuan. Mengembangkan budi pekerti, karena sebuah media seharusnya bisa dijadikan sebagai bahan informasi yang dapat berguna bagi pembaca, menimbulkan sikap kritis agar mendorong pembaca berpikir lebih jauh tentang informasi yang didapatkan. Mengembangkan budi daya literasi karena saat ini budi daya literasi menurun. Serta meningkatkan kualitas waktu yang dimiliki pembaca, agar membantu dan mempermudah dalam mencari informasi yang benar.
Seseorang bisa dikatakan literat, apabila dia memiliki kemampuan pemahaman yang tepat terhadap isi bacaan yang dibaca. Untuk menciptakan generasi literasi, kita membutuhkan proses panjang dan butuh sarana yang sangat kondusif. Proses ini seharusnya dimulai dari kecil. Dimulai dari lingkungan keluarga, lingkungan pergaulan, bahkan lingkungan pekerjaan. Karena lingkungan sangat berpengaruh bagi generasi literat.
Gerakan literasi membaca dan menulis harus ditanamkan oleh pemerintah, agar menjadi budaya di masyarakat. Menghindari hal yang akan menggagalkan gerakan literasi, seperti hanya literasi membaca lalu yang membaca orang yang mengalami rabun membaca dan tidak bisa menulis.
Untuk mengatasi hal yang tidak diinginkan, kita perlu lebih teliti dalam mencari informasi. Dengan peningkatan literasi digital bagi masyarakat, maka akan meningkatkan kualitas individu maupun orang lain. Masyarakat dengan kemampuan literasi yang baik, akan cenderung siap menghadapi teknologi yang berkembang. Mereka yang mengetahui literasi digital dengan baik, dapat menggunakan dan mengonsumsi media digital sebagai sumber informasi dan komunikasi. (*)
*) Mahasiswa Prodi Tadris/ Pendidikan Bahasa Indonesia, IAI Darussalam, Blokagung, Banyuwangi. Editor : Ali Sodiqin