Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Situbondo, Mistoyo mengaku sudah mengetahui informasi pengaktifan kembali jalur jasa angkutan kereta api di Situbondo. Rencana tersebut, tentu saja tak hanya disambut baik oleh Pemkab. Namun dipastikan oleh sebagian besar masyarakat Kota Santri. Sebab dapat menumbuhkan sektor ekonomi.
"Saat rapat kerja, Pemkab dengan DPRD ke Pemerintahan Provinsi Jatim memang ada informasi diaktifkannya kembali jalur kereta api di Situbondo. Anggota Komisi III DPRD menanyakan langsung kepada Dishub Provinsi kepastian informasi tersebut," ujar Mistoyo, Rabu (20/7).
Dia menerangkan, tanggapan Dishub Provinsi jatim sangat positif. “Mereka membenarkan bahwa informasi itu benar. Namun sampai saat ini baru berupa informasi lisan. Sedangkan kepastian secara tertulis dari pemerintah pusat masih belum kami terima. Kita tunggu saja tindak lanjut dari pemerintah pusat," jelasnya.
Mistoyo menjelaskan, pembangunan sarana-sarana pengaktifan kembali jalur kereta api di Situbondo dipegang langsung pemerintah pusat. "Semua jadi satu di pemerintah pusat. Daerah tidak memiliki kewenangan terhadap pembangunan kereta api," ungkapnya.
Mistoyo mengaku, akses kereta api di Situbondo berhenti beroperasi sejak puluhan tahun silam. Padahal, keberadaannya mampu membangkitkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Santri dan sekitarnya. “Maka munculnya kebijakan untuk kembali mengaktifkan jalur kereta api, mendapat sambutan baik. Otomatis bisa membangkitkan sektor ekonomi kalau kereta api kembali beroperasi di Situbondo,” jelasnya. (wan/pri) Editor : Muhammad Khoirul Rizal