SITUBONDO – Tim pemulasaraan Covid-19 di RSUD Situbondo meminta tambahan suplemen vitamin. Ini dilakukan untuk memperkuat imun, agar mereka terhindar dari serangan Covid-19.
Koordinator pemulasaraan pasien Covid 19, Lukman Hakim Habsi mengaku, selama ini timnya telah mendapat jatah makan dari RSUD selama menjalankan tugas.
"Untuk tahun depan, saya ingin mengusulkan suplemen vitamin, karena saat ini hanya mendapatkan telur dan susu saja," jelas pria yang disapa dengan Lukman, itu, Rabu kemarin (10/11).
Dia berharap kebutuhan tim pemulasaraan bisa dipenuhi oleh pemkab. Ini mengingat ada sejumlah anggota tim pemulasaraan yang juga terpapar virus Corona beberapa waktu lalu. "Saya ingin ada peningkatan (pemberian suplemen) dari tahun sebelumnya," katanya.
Lukman memberitahukan, kegiatan pemulasaraan Covid-19 saat ini dikerjakan oleh delapan orang. Sebab, kontrak sejumlah relawan pemulasaraan tidak diperpanjang lagi.
"Sementara ini, insya Allah kita masih mampu untuk mengatasi dua jenazah dalam sehari. Namun, kalau lebih, ya tidak tahu lagi. Jika pandemi seperti beberapa bulan lalu, kematian sampai lebih sepuluh orang dalam satu hari, kita akan meminta tambahan kembali," imbuh Lukman.
Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi. Apalagi jika melihat perkembangan, mulai ada kasus baru warga yang terpapar Covid-19.
"Kalau melihat dari apa yang menjadi anjuran pemerintah daerah, vaksinasi yang dikhususkan untuk lansia kan belum stabil, padahal yang rentan kan mereka. Makanya, ini menjadi kewajiban bagi yang muda-muda untuk segera mengajak keluarga yang belum melakukan vaksin. Mumpung keadaan saat ini belum begitu keruh. Dan, semoga saja tidak sampai terjadi penyebaran seperti beberapa bulan sebelumnya,” pungkas Lukman Hakim. (mg1/pri)
Editor : Ali Sodiqin