Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hendak Jenguk Saudara, Emak-emak Jadi Korban Tabrak Lari

Agus Baihaqi • Kamis, 9 Juni 2022 | 23:37 WIB
DATA: Aiptu Muhammad Basori menemui korban Juwariyah di RS Graha Medika, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Selasa (7/6) lalu. (Salis Ali/Radar Genteng)
DATA: Aiptu Muhammad Basori menemui korban Juwariyah di RS Graha Medika, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Selasa (7/6) lalu. (Salis Ali/Radar Genteng)
GAMBIRAN, Radar Genteng – Nasib apes menimpa Juwariyah, 40, warga Dusun Jalen Darungan, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Akan membelikan air panas untuk saudara iparnya yang dirawat di RS Graha Medika, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, malah ditabrak oleh premotor di jalan persis di depan rumah sakit.

Ironisnya, pemotor yang menabrak itu kabur ke arah barat jurusan Kecamatan Genteng. Juwariyah terkapar di jalan dengan luka yang cukup parah di beberapa bagian tubuhnya. “Korban menderita bahu kirinya patah, dan siku kanannya luka-luka,” cetus anggota Lantas Polsek Gambiran, Aiptu Muhammad Basori pada Jawa Pos Radar Genteng.

Karena lukanya itu, terang dia, korban yang menunggu kakaknya sejak Senin malam (6/6), akhirnya harus menjalani perawatan juga di RS Graha Medika. “Korban akan beli air panas, tapi ditabrak premotor,” ungkapnya.

Menurut Basori, kecelakaan yang menimpa korban itu bermula saat Juwariyah hendak membeli air panas untuk keperluan saudaranya yang sakit. “Kantin rumah sakit sekitar pukul 05.00 belum buka, korban beli ke luar dengan jalan kaki,” katanya.

Sekitar pukul 05.00, terang dia, kondisi jalan masih agak gelap. Saat itu, Juwariyah menyeberang jalan raya yang ada di depan rumah sakit. “Saat menyeberang jalan ditabrak pemotor, pemotornya itu juga langsung kabur,” jelasnya.

Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Suminin, 45, mengatakan orang yang menabrak korban itu mengendarai sepeda motor matic. “Yang jelas motornya matic, tapi jenis apa saya tidak tahu,” terangnya.

Suminin mengaku tidak sempat untuk mengejar pemotor yang langsung kabur, saat melihat orang yang ditabrak jatuh ke jalan raya. “Waktu itu, saya langsung membantu korban,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Genteng.(sas/abi) Editor : Agus Baihaqi
#Tabrak Lari #kecelakaan #Korban Tabrakan #laka lantas