RADARBANYUWANGI.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Banyuwangi punya gawe besar kemarin, Minggu (5/4). Pengurus partai berlogo bola dunia sembilan bintang tingkat kabupaten itu menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI di Hotel Santika Banyuwangi.
Agenda lima tahunan ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi, evaluasi kinerja kepengurusan lima tahun terakhir, sekaligus penjaringan calon pemimpin baru partai di tingkat kabupaten.
Pelaksanaan Muscab VI PKB Banyuwangi pada 5 April 2026 juga telah dikonfirmasi dalam sejumlah pemberitaan lokal.
Dalam forum tersebut, panitia resmi mengumumkan daftar calon sementara Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Banyuwangi. Sedikitnya terdapat delapan nama yang masuk bursa calon.
Nama-nama tersebut merupakan hasil pemetaan strategis dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB serta aspirasi yang berkembang di forum Muscab.
Mayoritas nama yang muncul berasal dari kalangan legislator PKB, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.
Delapan Nama Masuk Bursa Ketua DPC PKB Banyuwangi
Dari delapan nama yang diumumkan, tujuh di antaranya merupakan kader yang saat ini duduk di lembaga legislatif.
Satu nama berasal dari DPRD Provinsi Jawa Timur, yakni Ma’mulah Harun.
Sementara nama-nama dari Fraksi PKB DPRD Banyuwangi meliputi:
-
Arvy Rizaldy
-
Muhammad Ali Mahrus
-
Susiyanto
-
Inayanti Kusumasari
-
Zaki Al Mubarok
-
Siti Mafrochatin Ni’mah
Selain nama-nama legislator, satu figur lain yang cukup mencuri perhatian adalah KH Ali Makki Zaini, mantan Ketua PCNU Banyuwangi, yang juga masuk dalam daftar calon sementara.
Nama Gus Makki disebut mencuat sebagai figur yang diusulkan oleh jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) PKB di tingkat kecamatan. Sosoknya bahkan sebelumnya disebut sebagai kandidat kuat menjelang Muscab.
Penjaringan Diklaim Transparan dan Demokratis
Ketua Panitia Muscab, Zaki Al Mubarok, menegaskan bahwa proses penjaringan dilakukan secara terbuka dengan tetap mengedepankan prinsip demokrasi internal partai.
“Seluruh tahapan kami jalankan sesuai mekanisme organisasi, mulai dari pemetaan DPP hingga penyerapan aspirasi forum. Ini menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi dan legitimasi kepemimpinan ke depan,” ujarnya.
Menurut dia, Muscab VI kali ini tidak sekadar menjadi forum pergantian kepemimpinan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat soliditas internal partai menjelang agenda politik ke depan.
“Terlebih, partai dihadapkan pada tantangan politik ke depan yang menuntut kepemimpinan adaptif, solid, dan mampu merangkul seluruh kekuatan kader,” ungkapnya.
Dengan munculnya figur dari latar belakang berbeda, mulai dari legislator, pengurus partai, hingga tokoh NU, kontestasi menuju kursi Ketua Dewan Tanfidz diprediksi berlangsung dinamis.
“Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa proses regenerasi di tubuh PKB Banyuwangi berjalan aktif dan kompetitif,” tegasnya.
UKK Digelar Mei, Pelantikan Serentak 23 Juli
Panitia menegaskan bahwa daftar calon yang diumumkan masih bersifat sementara.
Nama-nama tersebut masih akan dikaji lebih lanjut di tingkat DPP PKB sebelum mengikuti tahapan Uji Kompetensi dan Kepatutan (UKK).
Tahapan UKK dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026, sedangkan hasilnya diperkirakan diumumkan pada Juni 2026.
Sementara pelantikan pengurus baru direncanakan dilakukan secara serentak pada 23 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir PKB.
Keputusan final terkait siapa yang akan memimpin DPC PKB Banyuwangi sepenuhnya berada di tangan DPP.
Nur Faizin: Saatnya Rapatkan Barisan
Sementara itu, Plt Ketua DPC PKB Banyuwangi saat ini, Nur Faizin, menegaskan bahwa Muscab VI merupakan momentum penting untuk evaluasi sekaligus penguatan organisasi.
Sebelumnya, Nur Faizin memang ditunjuk sebagai pelaksana tugas menjelang Muscab 2026.
Ia optimistis PKB mampu kembali meraih kemenangan pada pemilu mendatang di kabupaten ujung timur Pulau Jawa.
“Kunci kekuatan partai ada pada soliditas kader. Ke depan mari kita rapatkan barisan dan satukan langkah untuk kemenangan PKB Banyuwangi,” terangnya.
Faizin juga mengajak seluruh elemen partai untuk mendukung siapa pun kader yang nantinya ditunjuk DPP.
“Siapa pun yang ditunjuk, kita harus siap. Yang terpenting adalah bagaimana PKB terus hadir memberi manfaat bagi masyarakat. Ayo kita buktikan, PKB bangkit dari Banyuwangi,” pungkasnya. (rio/sgt)
Editor : Ali Sodiqin