Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ekonomi Banyuwangi Tumbuh 5,65 Persen, Tertinggi dalam 5 Tahun: Bupati Ipuk Paparkan LKPj 2025 di DPRD

Sigit Hariyadi • Sabtu, 28 Maret 2026 | 04:46 WIB
Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi Wabup Mujiono menyerahkan dokumen LKPj Akhir Tahun 2025 kepada dua Wakil Ketua DPRD Michael Edy Hariyanto dan Ruliyono pada rapat paripurna di kantor dewan, Jumat (27/3). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi Wabup Mujiono menyerahkan dokumen LKPj Akhir Tahun 2025 kepada dua Wakil Ketua DPRD Michael Edy Hariyanto dan Ruliyono pada rapat paripurna di kantor dewan, Jumat (27/3). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Ipuk Fiestiandani secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Akhir Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD, Kamis (27/3).

Dalam forum tersebut, sejumlah capaian strategis pembangunan daerah dipaparkan, termasuk pertumbuhan ekonomi yang menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD Banyuwangi itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Ruliyono didampingi Wakil Ketua Michael Edy Hariyanto.

 Sejumlah anggota dewan lintas fraksi hadir, bersama jajaran eksekutif seperti Wakil Bupati Mujiono, para asisten pemkab, hingga kepala SKPD.

“Mengingat penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun anggaran 2025 telah berakhir, saya selaku kepala daerah berkewajiban menyampaikan LKPj kepada DPRD melalui rapat paripurna ini,” ujar Ipuk.

Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Lima Tahun

Dalam paparannya, Ipuk menegaskan bahwa kinerja pembangunan daerah tahun 2025 menunjukkan tren positif.

Hal ini mengacu pada dokumen RPJMD 2021-2026 dan RKPD 2025 yang menjadi pedoman pembangunan.

Salah satu indikator paling menonjol adalah pertumbuhan ekonomi Banyuwangi yang mencapai 5,65 persen pada 2025.

Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 4,68 persen.

“Ini merupakan kenaikan tertinggi dalam lima tahun terakhir dan menjadi capaian tertinggi selama periode 2021-2025. Realisasinya juga melampaui target hingga 115,31 persen,” ungkap Ipuk.

Capaian tersebut memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu daerah dengan performa ekonomi yang solid di wilayah Jawa Timur.

IPM Naik, Kemiskinan dan Pengangguran Turun

Selain pertumbuhan ekonomi, indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan perbaikan signifikan.

 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi pada 2025 tercatat naik menjadi 75,17 dari sebelumnya 74,30 di tahun 2024.

Capaian tersebut bahkan melampaui target dengan realisasi sebesar 100,4 persen.

Sementara itu, persentase penduduk miskin berhasil ditekan dari 6,54 persen pada 2024 menjadi 6,13 persen pada 2025. Realisasi ini juga melampaui target dengan capaian 102,54 persen.

Tak hanya itu, ketimpangan ekonomi yang diukur melalui Indeks Gini juga mengalami penurunan dari 0,312 menjadi 0,290.

 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pun ikut turun dari 4,03 persen menjadi 3,94 persen.

Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Pariwisata Menguat

Di sektor pendidikan, indeks pendidikan Banyuwangi pada 2025 tercatat sebesar 0,63 atau mencapai 101,61 persen dari target.

Sementara di sektor kesehatan, indeks kesehatan mencapai 0,84 atau 107,69 persen dari target yang ditetapkan.

Kinerja positif juga terlihat di sektor pariwisata. Jumlah kunjungan wisatawan nusantara meningkat dari 3,28 juta orang pada 2024 menjadi 3,50 juta orang pada 2025.

Untuk wisatawan mancanegara, kenaikan lebih signifikan terjadi, dari 122,90 ribu menjadi 166,99 ribu kunjungan sepanjang 2025.

Realisasi Keuangan Daerah Lampaui Target Pendapatan

Dalam laporan tersebut, Ipuk juga memaparkan realisasi keuangan daerah. Pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp 3,511 triliun mampu terealisasi Rp 3,6 triliun atau 102,54 persen.

Sementara itu, belanja daerah dari target Rp 3,97 triliun terealisasi sebesar Rp 3,621 triliun atau 91,21 persen.

Realisasi pembiayaan neto yang ditargetkan Rp 459,2 miliar tercapai Rp 340,8 miliar atau 74,23 persen. Sedangkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) 2025 tercatat sebesar Rp 319,8 miliar.

Deretan Penghargaan Tingkat Nasional

Tak hanya capaian indikator pembangunan, Banyuwangi juga meraih berbagai penghargaan bergengsi sepanjang 2025.

Di antaranya predikat penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan kategori tinggi dari Kementerian Dalam Negeri, serta kabupaten terinovatif se-Indonesia.

Selain itu, Banyuwangi juga meraih penghargaan Best Smart Branding Innovation dalam ajang Indonesia Smart Nation Award 2025.

Penghargaan lain yang diraih antara lain Most Inspiring Tourism Leader dalam Wonderful Indonesia Award 2025, pengelolaan JDIH terbaik, Kabupaten Sehat Swasti Saba kategori Padapa, hingga SPBE terbaik nasional.

Komitmen Perbaikan Berkelanjutan

Meski berbagai capaian telah diraih, Ipuk menegaskan bahwa pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

“Kami menyadari masih banyak yang harus dibenahi. Masukan dari pimpinan dan anggota dewan akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” pungkasnya.

Dengan capaian pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam lima tahun terakhir, Banyuwangi optimistis dapat menjaga momentum pembangunan dan memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#lkpj 2025 #ekonomi banyuwangi #DPRD Banyuwangi #Bupati Ipuk Fiestiandani