RADARBANYUWANGI.ID – Momentum Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, untuk mempererat silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat. Salah satunya dengan mengunjungi para kiai sepuh yang tersebar di wilayah kabupaten paling ujung timur Pulau Jawa tersebut.
Dalam agenda tersebut, Bupati Ipuk tidak sendiri. Ia turut mengajak jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Banyuwangi untuk bersilaturahmi secara langsung ke kediaman para tokoh agama. Kehadirannya juga didampingi sang suami, Abdullah Azwar Anas, yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) periode 2022–2024.
Rangkaian kunjungan dimulai dari kediaman KH Hasan Thoha di lingkungan Pesantren Darul Maghfur Al-Khatiby, Desa Kebaman, Kecamatan Srono. Di hadapan kiai sepuh tersebut, Ipuk memohon doa agar masyarakat Banyuwangi senantiasa diberi kesejahteraan dan keberkahan.
“Selain silaturahmi, kami juga memohon doa agar Banyuwangi semakin maju dan masyarakatnya sejahtera,” ujar Ipuk, Kamis (26/3).
Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pesantren Bustanul Makmur serta kediaman KH Masykur Ali di Pondok Pesantren Ibnu Sina, Kecamatan Genteng. Dalam kesempatan tersebut, Ipuk juga meminta nasihat sebagai bekal dalam menjalankan roda pemerintahan daerah.
“Kami ingin bersilaturahmi sekaligus meminta nasihat dan tambahan doa, semoga pemerintah daerah ini bisa bekerja secara optimal dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.
Tak hanya bersilaturahmi, Bupati Ipuk beserta rombongan juga melakukan ziarah ke makam KH Hasan Abdillah yang berada di Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore. Ziarah tersebut menjadi bagian dari upaya menghormati jasa para ulama sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam kepemimpinan.
Agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke Pondok Pesantren An-Nur, Kecamatan Kalibaru. Ipuk menegaskan bahwa momen bulan Syawal menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan para tokoh agama.
“Mumpung masih bulan Syawal, kami manfaatkan untuk silaturahmi di sela-sela waktu kerja,” katanya.
Sementara itu, KH Masykur Ali menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Ipuk dan jajaran Pemkab Banyuwangi. Ia mendoakan agar kepemimpinan Ipuk dapat berjalan dengan baik serta mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Semoga amanah, dilimpahi berkah, dan semua programnya membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
KH Masykur juga memberikan pesan penting terkait kondisi efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah. Menurutnya, situasi tersebut harus disikapi dengan bijak, dengan tetap mengedepankan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Walaupun anggaran terbatas, prioritas utama harus tetap pada program yang menyentuh kepentingan rakyat,” pesannya.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan para ulama semakin kuat, sehingga pembangunan di Banyuwangi tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga spiritual dan sosial kemasyarakatan. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin