Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bupati Ipuk Naik Becak Listrik ke Kantor, Gerakan Transportasi Umum Jumat di Banyuwangi Terus Berlanjut

Sigit Hariyadi • Jumat, 13 Februari 2026 | 22:30 WIB

Bupati Ipuk Fiestiandani menumpang becak listrik menuju kantor Pemkab Banyuwangi pagi Jumat (13/2).
Bupati Ipuk Fiestiandani menumpang becak listrik menuju kantor Pemkab Banyuwangi pagi Jumat (13/2).

RADARBANYUWANGI.ID – Gerakan menggunakan transportasi umum setiap Jumat terus konsisten dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali memberi contoh dengan berangkat kerja tanpa memanfaatkan kendaraan dinas, Jumat (13/2).

Seperti pekan-pekan sebelumnya, Ipuk berangkat dari kediamannya menuju Kantor Pemkab dengan moda transportasi publik.

Jika sebelumnya sempat menjajal angkutan kota (angkot) hingga ojek online (ojol), kali ini orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tersebut memilih menumpang becak listrik.

Gunakan Becak Listrik Program Presiden

Becak listrik yang ditumpangi Ipuk merupakan bagian dari program bantuan Prabowo Subianto yang disalurkan kepada para lanjut usia (lansia) pengemudi becak di Banyuwangi.

Program tersebut bertujuan membantu para pengemudi becak lansia agar tetap produktif dengan kendaraan yang lebih ringan dan ramah lingkungan.

“Nyaman juga naik becak listrik ini, tahu-tahu sudah sampai kantor,” ujar Ipuk sambil tersenyum saat tiba di kompleks Kantor Pemkab Banyuwangi.

Menurut Ipuk, gerakan naik transportasi umum setiap Jumat merupakan kebijakan rutin yang berlaku bagi seluruh pegawai pemkab.

Kebijakan ini tidak bersifat seremonial, melainkan sudah menjadi gerakan kolektif yang dilakukan secara berkala.

“Ini gerakan rutin setiap Jumat dan akan terus berlanjut. Seluruh karyawan pemkab berangkat dan pulang kerja menggunakan transportasi publik, baik angkutan umum maupun ojek online,” kata Ipuk.

Dongkrak Pendapatan dan Kurangi Polusi

Ipuk menegaskan, kebijakan tersebut memiliki dua tujuan utama. Pertama, mendorong peningkatan pendapatan para sopir angkutan umum, tukang becak, hingga pengemudi ojek online. Kedua, mengurangi emisi dan kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya.

“Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari dukungan kita agar transportasi umum semakin berdaya,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Ipuk juga membagikan helm kepada sejumlah pengemudi ojek sebagai bentuk perhatian terhadap aspek keselamatan berkendara.

Langkah tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa peningkatan ekonomi harus berjalan beriringan dengan keamanan dan keselamatan di jalan.

Pengemudi Ojol Rasakan Dampak Positif

Salah satu pengemudi ojol asal Kecamatan Licin, Ambon, mengaku bersyukur dengan adanya program naik transportasi umum setiap Jumat tersebut. Menurutnya, kebijakan ini mampu menambah order dan pendapatan para pengemudi.

“Di sini kami bersama dengan transportasi lain mendukung program Pemkab Banyuwangi,” ujarnya.

Ambon menambahkan, geliat pariwisata Banyuwangi juga membawa berkah tersendiri bagi para pengemudi.

Ia kerap menerima penumpang wisatawan mancanegara yang berkunjung ke berbagai destinasi unggulan di daerah tersebut.

“Beruntung saya bisa bahasa Inggris sedikit-sedikit. Karena tamu yang saya antar itu ada yang dari Australia dan Selandia Baru,” katanya.

Meski demikian, ia berharap ke depan ada pendampingan atau pelatihan bahasa asing bagi para pengemudi ojek agar pelayanan kepada wisatawan semakin optimal.

Transportasi Publik dan Pariwisata

Program transportasi umum setiap Jumat di Banyuwangi tak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga mendukung ekosistem pariwisata.

Dengan semakin banyaknya wisatawan domestik maupun mancanegara, peran pengemudi transportasi publik menjadi bagian penting dalam memberikan kesan pertama terhadap daerah.

Gerakan ini diharapkan dapat membangun budaya penggunaan transportasi publik yang lebih luas di masyarakat.

Selain menekan polusi dan kemacetan, langkah tersebut juga memperkuat ekonomi pelaku jasa transportasi lokal.

Dengan konsistensi kebijakan dan dukungan lintas sektor, Banyuwangi berupaya menata transportasi publik yang inklusif, ramah lingkungan, sekaligus berdampak langsung bagi kesejahteraan warganya. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#naik becak #bupati ipuk #becak listrik #banyuwangi