Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sekkab Banyuwangi Guntur Priambodo Raih SoJ Award 2026, Penggerak Birokrasi Lincah dan Pelayanan Publik

Sigit Hariyadi • Selasa, 10 Februari 2026 | 06:00 WIB

Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi menyerahkan piala SoJ Award 2026 kepada Sekkab Guntur Priambodo di kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (9/2).
Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi menyerahkan piala SoJ Award 2026 kepada Sekkab Guntur Priambodo di kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (9/2).

RADARBANYUWANGI.ID – Sejak resmi dilantik sebagai Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi pada 22 September 2025, Guntur Priambodo memegang peran strategis dalam menggerakkan roda pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi.

Tanpa membawa visi dan misi pribadi, Guntur memilih berperan sebagai orkestrator birokrasi untuk mewujudkan visi dan misi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati Mujiono.

Sebagaimana pesan Bupati Ipuk saat pelantikan, sekkab memiliki posisi vital sebagai pengendali birokrasi sekaligus penghubung visi kepala daerah dengan perangkat daerah.

“Sekretaris kabupaten memegang peran penting sebagai pengendali birokrasi dan juga sebagai eksekutor program kerja pemkab,” ujar Ipuk kala itu.

Tancap Gas Layani Masyarakat

Usai dilantik, Guntur langsung tancap gas. Ibarat “panglima perang”, ia memimpin jajaran birokrat Pemkab Banyuwangi untuk mengubah pola kerja, dari dilayani menjadi melayani masyarakat.

Tidak hanya mengandalkan koordinasi di balik meja, Guntur kerap turun langsung ke lapangan menemui warga untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

Pengalaman panjang di dunia birokrasi membuat Guntur memahami betul denyut nadi pemerintahan daerah.

Ia pernah berkiprah di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan, menjadi staf ahli bupati bidang ekonomi dan keuangan, Plt Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Asisten Administrasi Umum Pemkab, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, hingga menjabat Penjabat (Pj) Sekkab Banyuwangi sejak September 2024.

Pemimpin Adaptif di Era Disrupsi

Di tengah era disrupsi digital dan kondisi volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity (VUCA), Banyuwangi membutuhkan sosok sekkab yang adaptif, inovatif, dan mampu menjadi orkestrator strategis. Sosok tersebut tercermin dalam kepemimpinan Guntur Priambodo.

Ia menjadi penggerak utama transformasi digital dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang berdampak pada efisiensi dan percepatan layanan publik.

Pemanfaatan teknologi juga digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis, sekaligus mendorong reformasi birokrasi menuju birokrasi Banyuwangi yang lebih lincah dan responsif.

Tak hanya itu, Guntur juga mengakselerasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar lebih berorientasi pada hasil.

Ia dikenal sebagai komunikator ulung yang mampu menjembatani kepentingan bupati dan DPRD dengan jajaran ASN, sekaligus mengoordinasikan SKPD agar bekerja kolaboratif dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Tegas dalam Manajemen Krisis dan Integritas

Kemampuan manajemen krisis juga menjadi kekuatan Guntur. Dalam situasi VUCA, ia mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat.

Nilai-nilai integritas dan profesionalisme terus ditanamkan kepada ASN Banyuwangi, guna mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran.

Hal itu terbukti setelah adanya rapat koordinasi bersama KPK pada Agustus 2025. Guntur langsung mengambil langkah koordinatif bersama DPRD untuk menindaklanjuti seluruh arahan KPK.

Langkah cepat tersebut berhasil meminimalkan kesalahan administratif normatif dan memperkuat tata kelola pemerintahan.

Hasilnya, jajaran birokrasi Banyuwangi tampil semakin solid. Berbagai langkah strategis dilakukan untuk memperkuat layanan publik, meningkatkan koordinasi lintas instansi, serta memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran.

“Semua itu atas bimbingan dan arahan Ibu Bupati Ipuk Fiestiandani dan Bapak Wakil Bupati Mujiono, yang kemudian kami teruskan ke seluruh SKPD dan kami kawal melalui monitoring dan evaluasi yang ketat,” ujar Guntur.

Raih SoJ Award 2026

Atas dedikasi dan kinerjanya tersebut, Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) menganugerahkan penghargaan spesial Sunrise of Java (SoJ) Award 2026 kepada Guntur Priambodo. Ia dinobatkan sebagai Tokoh Birokrasi dan Pelayanan Publik 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi, didampingi Wakil Direktur MS Munthaha, Pemimpin Redaksi Syaifuddin Mahmud, serta Redaktur Sigit Hariyadi, Senin pagi (9/2).

Menanggapi penghargaan tersebut, Guntur memilih merespons dengan rendah hati.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada JP-RaBa. Kami tidak bisa menilai kinerja kami sendiri. Yang pasti, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk bekerja lebih baik dan lebih berdampak bagi masyarakat,” ujarnya singkat.

Penghargaan ini menegaskan peran strategis Sekkab Banyuwangi dalam mengawal birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pelayanan, sekaligus memperkuat komitmen Banyuwangi sebagai daerah dengan tata kelola pemerintahan yang progresif dan inovatif. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#sekkab banyuwangi #Sunrise Of Java Award #SoJ Award 2026 #guntur priambodo