Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemkab Banyuwangi Salurkan Bantuan Mesin Kapal dan Alat Tangkap Ikan, Dorong Pendapatan Nelayan Pesisir

Ali Sodiqin • Minggu, 8 Februari 2026 | 08:00 WIB

Pemkab Banyuwangi menyalurkan mesin kapal, jaring, dan life jacket untuk nelayan Blimbingsari hingga Wongsorejo guna meningkatkan pendapatan dan keselamatan.
Pemkab Banyuwangi menyalurkan mesin kapal, jaring, dan life jacket untuk nelayan Blimbingsari hingga Wongsorejo guna meningkatkan pendapatan dan keselamatan.

RADARBANYUWANGI.ID - Pemkab Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan.

Kali ini, bantuan mesin kapal dan alat bantu penangkapan ikan disalurkan kepada nelayan pesisir.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kepada sejumlah kelompok nelayan di Pantai Indah Kedunen, Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Jumat (6/2/2025).

Dikutip dari laman banyuwangikab.go.id, Bupati Ipuk berharap bantuan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan nelayan.

Dengan dukungan mesin kapal dan alat tangkap, nelayan diharapkan mampu menjangkau area tangkapan yang lebih luas dengan waktu tempuh yang lebih singkat.

“Semoga bantuan ini bisa meningkatkan pendapatan bapak-bapak nelayan. Karena nyari ikannya bisa semakin jauh, lebih cepat, dan lebih mudah,” ujar Ipuk saat penyerahan bantuan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Banyuwangi menyalurkan total 12 unit mesin kapal berbahan bakar bensin.

Bantuan ini diberikan kepada dua kelompok nelayan di Kecamatan Blimbingsari, satu kelompok nelayan Banyuwangi, serta satu kelompok nelayan Wongsorejo.

Mesin kapal tersebut diharapkan mampu menunjang aktivitas melaut, terutama bagi nelayan tradisional yang sebelumnya masih mengandalkan peralatan terbatas.

Selain mesin kapal, pemkab juga menyerahkan 10 unit jaring penangkap ikan dan 50 unit life jacket atau jaket pelampung kepada tujuh Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan.

Bantuan alat keselamatan tersebut menjadi perhatian khusus, mengingat tingginya risiko kecelakaan laut yang kerap dihadapi nelayan, terutama saat cuaca tidak bersahabat.

“Life jacket ini terutama sangat berguna bagi nelayan kapal tradisional atau nelayan ban-ban an yang tidak menggunakan mesin. Tadi beberapa nelayan memang menyampaikan kebutuhannya akan jaket pelampung,” jelas Ipuk.

Lebih lanjut, Ipuk juga mendorong nelayan Banyuwangi untuk mulai melakukan hilirisasi hasil perikanan.

Menurutnya, nelayan tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan segar, tetapi juga dapat mengembangkan produk olahan bernilai tambah seperti kerupuk ikan, abon ikan, dan berbagai produk turunan lainnya.

“Bapak Presiden saat ini sangat konsen mendorong hilirisasi. Jadi ketika nelayan tidak bisa melaut karena cuaca tidak mendukung, tetap ada sumber penghasilan dari produk olahan,” tuturnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Ipuk meminta Dinas Perikanan Banyuwangi agar membuka pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan oleh keluarga nelayan.

Dengan begitu, nelayan dan keluarganya diharapkan semakin berdaya secara ekonomi dan tidak sepenuhnya bergantung pada hasil melaut.

Bantuan dari Pemkab Banyuwangi ini disambut antusias oleh para nelayan. Salah satunya Misno, anggota Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Benteng Samudera Desa Bomo. Ia mengaku bantuan mesin kapal dan alat tangkap ikan sangat membantu aktivitas kelompoknya.

“Alhamdulillah, senang bisa dapat bantuan ini. Mesin kapal bisa kami gunakan bergiliran karena ada beberapa mesin lama yang sudah rusak. Begitu juga dengan bantuan lainnya akan kami manfaatkan sebaik-baiknya,” kata Misno.

Dengan adanya bantuan ini, Pemkab Banyuwangi berharap sektor perikanan tangkap semakin produktif, aman, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi pesisir dan peningkatan kesejahteraan nelayan di Bumi Blambangan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pemkab banyuwangi #bantuan mesin kapal #blimbingsari #wongsorejo #Ipuk Fiestiandani