Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bupati Jember Gus Fawait Rombak 190 Pejabat, Tegaskan 2026 Tahun Pembuktian Kinerja ASN

Ali Sodiqin • Minggu, 25 Januari 2026 | 18:30 WIB

Sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Jember, mengukuti proses mengambilan sumpah jabatan, Jumat (23/01).
Sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Jember, mengukuti proses mengambilan sumpah jabatan, Jumat (23/01).

RADARBANYUWANGI.ID - Gerbong mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali bergerak.

Bupati Jember Muhammad Fawait resmi melantik dan mengambil sumpah 190 pejabat administrator dan pengawas dalam sebuah upacara yang digelar di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (23/1).

Pelantikan tersebut menandai salah satu rotasi birokrasi terbesar di awal tahun 2026.

Ratusan pejabat yang dilantik tersebar di berbagai lini strategis pemerintahan, mulai dari Kepala Bidang (Kabid) di sejumlah dinas, Kepala Seksi (Kasi), camat, sekretaris camat, hingga jajaran pimpinan di tingkat kelurahan.

Langkah ini menjadi kelanjutan dari agenda penyegaran birokrasi yang sebelumnya telah menyasar pejabat eselon dua.

Bupati Fawait menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang sehat dan tidak perlu disikapi secara berlebihan.

Dalam sambutannya, Gus Fawait—sapaan akrab Bupati Jember—menyampaikan bahwa pergeseran jabatan ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Jember yang terbaru.

“Ini adalah bagian dari upaya kita menjalankan amanah Perda SOTK. Hari ini pejabat eselon tiga dan seterusnya sudah kita kukuhkan untuk menyusun komposisi kabinet yang solid,” ujarnya di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Menurut Gus Fawait, penataan ulang struktur birokrasi diperlukan agar roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menekankan bahwa jabatan bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Lebih jauh, Bupati Jember menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Jember. Ia meminta tidak ada lagi istilah penyesuaian atau masa pemanasan dalam bekerja.

“Insyaallah para ASN Jember sudah siap mengejar pembuktian. Tahun 2026 bukan lagi waktunya pemanasan, tapi waktunya pembuktian kinerja,” tegasnya saat ditemui usai pelantikan.

Gus Fawait juga mengingatkan bahwa masyarakat Jember menaruh harapan besar terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta langsung tancap gas, menunjukkan kinerja nyata, dan menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi warga.

Meski telah melantik ratusan pejabat administrator dan pengawas, Gus Fawait mengakui masih terdapat sejumlah posisi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Kekosongan jabatan definitif tersebut, kata dia, sedang dalam proses pengisian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Untuk OPD yang masih ada kekosongan dan diisi oleh Pelaksana tugas (Plt), kami sedang berproses untuk pengisiannya,” imbuhnya.

Ia memastikan bahwa pengisian jabatan kepala dinas akan dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis pada kompetensi, sehingga mampu melengkapi susunan tim kerja Pemkab Jember secara utuh.

Dengan rotasi besar-besaran ini, Pemkab Jember berharap dapat membentuk birokrasi yang lebih solid, adaptif, dan siap menjawab tantangan pembangunan daerah.

Tahun 2026 pun dipatok sebagai fase krusial, di mana kinerja ASN benar-benar diuji di hadapan publik. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pemkab jember #mutasi jabatan #Gus Fawait #Rombak Pejabat