Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gelombang Pensiun ASN Pemkab Banyuwangi, Suratno Ditunjuk Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan

Sigit Hariyadi • Jumat, 9 Januari 2026 | 06:30 WIB

PENSIUN: Dwi Yanto (kanan) ketika masih menjabat Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Pemkab Banyuwangi menerima miniatur pesawat terbang dalam acara press conference di Surabaya, 15 September 2025.
PENSIUN: Dwi Yanto (kanan) ketika masih menjabat Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Pemkab Banyuwangi menerima miniatur pesawat terbang dalam acara press conference di Surabaya, 15 September 2025.

RADARBANYUWANGI.ID – Gelombang pensiun kembali menerpa internal Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Memasuki awal tahun 2026, puluhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab ujung timur Pulau Jawa tersebut resmi purna tugas, terhitung mulai 1 Januari lalu.

Para ASN yang pensiun tidak hanya berasal dari kalangan staf, tetapi juga mencakup pejabat eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Salah satu pejabat yang memasuki masa purna tugas adalah Dwi Yanto, yang sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Banyuwangi.

Seiring purna tugasnya Dwi Yanto terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Januari, posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan kini diisi oleh Suratno.

Ya, Suratno yang secara definitif menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi tersebut ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Banyuwangi.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi, Ilzam Nuzuli, membenarkan adanya purna tugas Dwi Yanto serta penunjukan Suratno sebagai Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

“Benar, Pak Dwi Yanto purna tugas per 1 Januari lalu. Dan benar juga, Pak Suratno ditugaskan sebagai Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Selain itu, Pak Suratno secara definitif tetap menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi,” ujar Ilzam saat dikonfirmasi, Kamis sore (8/1).

Penunjukan Plt tersebut dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan dan koordinasi lintas perangkat daerah tetap berjalan optimal, sembari menunggu proses pengisian jabatan definitif sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan catatan Jawa Pos Radar Banyuwangi, Dwi Yanto dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada 29 November 2021 lalu.

Saat itu, sebanyak 128 ASN Pemkab Banyuwangi dipercaya menempati posisi baru dalam mutasi dan rotasi jabatan.

Ratusan ASN yang dilantik kala itu tidak hanya berasal dari eselon III dan IV, tetapi juga mencakup pejabat eselon II, yakni setingkat kepala dinas, kepala badan, maupun asisten pemkab.

Dwi Yanto termasuk salah satu pejabat eselon II yang mendapatkan amanah strategis di lingkup Setdakab Banyuwangi.

Sebelum menduduki jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dwi Yanto sempat menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Selama masa pengabdiannya, ia dikenal aktif mengawal berbagai program pembangunan dan kebijakan perekonomian daerah.

Dengan adanya gelombang pensiun ini, Pemkab Banyuwangi dipastikan akan kembali melakukan penataan birokrasi untuk mengisi sejumlah posisi strategis yang kosong, guna menjaga kesinambungan pelayanan publik dan percepatan program pembangunan daerah. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#pensiun ASN #pemkab banyuwangi