Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

APBD Banyuwangi 2026 Disahkan: Ini 9 Prioritas Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal

Ali Sodiqin • Senin, 1 Desember 2025 | 02:47 WIB
Bupati Ipuk dan Wakil Ketua DPRD Michael Edy Hariyanto menandatangani pengesahan Raperda APBD Banyuwangi 2026.
Bupati Ipuk dan Wakil Ketua DPRD Michael Edy Hariyanto menandatangani pengesahan Raperda APBD Banyuwangi 2026.

RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Persetujuan tersebut digelar dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Banyuwangi, Sabtu (29/11/2025) malam.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara, didampingi Wakil Ketua Michael Edy Hariyanto dan Ruliyono.

Hadir pula Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, jajaran anggota dewan lintas fraksi, Sekda Guntur Priambodo, serta perangkat daerah terkait.

Dana Transfer Turun Rp665 Miliar

Memaparkan pandangan DPRD, pimpinan Badan Anggaran (Banggar) Michael Edy Hariyanto menyampaikan bahwa kondisi fiskal Banyuwangi pada 2026 menghadapi tantangan berat.

Hal ini akibat kebijakan nasional yang menurunkan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah sekitar Rp665 miliar.

Namun demikian, Pemkab dan DPRD tetap menyusun arah pembangunan secara strategis. Sembilan prioritas pembangunan dirumuskan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap inklusif serta menekan angka kemiskinan.

Sembilan prioritas tersebut meliputi:

  1. Peningkatan produksi pangan
  2. Penguatan UMKM
  3. Perluasan pasar pertanian dan pariwisata
  4. Penguatan infrastruktur
  5. Penguatan pendidikan
  6. Peningkatan layanan kesehatan
  7. Perlindungan sosial
  8. Pemberdayaan masyarakat
  9. Reformasi birokrasi

“Kita tetap optimistis, meski dengan keterbatasan ini. Inshaallah, target pembangunan dan layanan publik bisa terus dipenuhi,” ucap Michael.

Proyeksi APBD 2026

Dalam paparannya, Michael juga menyampaikan struktur proyeksi APBD tahun depan:

 

Ajakan Bupati: Kreatif Kelola Fiskal

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh stakeholder untuk menghadapi situasi fiskal secara kreatif, inovatif, dan kolaboratif agar program prioritas tetap berjalan efektif.

“Kita perlu strategi baru yang efisien dan produktif dalam mengelola sumber daya daerah. Mari bergotong royong membangun Banyuwangi secara berkesinambungan,” ujar Ipuk.

Tiga Raperda Lain Turut Disetujui

Dalam paripurna yang sama, DPRD juga menyetujui Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2026 serta tiga Raperda lainnya, yaitu:

  1. Raperda Perlindungan dan Pengembangan Produk Unggulan Daerah
  2. Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila
  3. Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren

Dengan pengesahan APBD ini, Banyuwangi menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pembangunan dan pelayanan publik, meski berada di tengah tekanan fiskal nasional. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#apbd banyuwangi #2026 #Paripurna DPRD #apbd 2026 disahkan