RADARBANYUWANGI.ID – Perombakan jabatan strategis kembali terjadi di internal Pemkab Banyuwangi.
Rabu (15/10), sebanyak 34 pejabat struktural mulai eselon II, III, hingga IV dipindahtugaskan ke pos baru. Ada yang promosi jabatan, ada pula yang sekadar rotasi.
Pelantikan puluhan pejabat tersebut dipimpin langsung Bupati Ipuk Fiestiandani di halaman Gedung Olah Raga (GOR) Tawang Alun Banyuwangi.
Salah satu pejabat yang promosi jabatan adalah Amir Hidayat.
Pria yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) tersebut kini dipercaya sebagai kepala Dinkes.
Selain itu, Bupati Ipuk juga melantik Siti Asiyah Anggraeni untuk menduduki pos baru.
Asiyah yang sebelumnya menjabat sebagai direktur RSUD Genteng dan kini dipercaya sebagai Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Blambangan.
Selain itu, rotasi jabatan juga diami sejumlah camat dan beberapa pos jabatan administrator (eselon III) yang lain.
Bukan itu saja, perombakan juga terjadi di tataran pengawas (eselon IV). Termasuk lurah hingga sekretaris kelurahan.
Di antaranya Praptini Yustiniarti sebagai Lurah Giri dan R Tulus Harjono sebagai Sekretaris Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah.
Bupati Ipuk berpesan agar para pejabat yang dilantik kemarin memperkuat kolaborasi dan inovasi di tengah pengurangan dana transfer pusat ke daerah (TKD).
Orang nomor satu di jajaran Pemkab Banyuwangi ini menuturkan, pada 2026 dana transfer pusat ke Banyuwangi turun hampir 20 persen.
“Ini adalah tantangan besar buat kita semua. Bagaimana dengan berkurangnya transfer pusat ke daerah tidak mengurangi pelayanan dasar. Layanan publik dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan lingkungan tidak boleh terganggu, harus tetap berjalan dengan baik,” tegas Ipuk.
Menurut Ipuk, untuk menghadapi tantangan tersebut kuncinya adalah kolaborasi dan inovasi.
"Bagaimana di tengah berkurangnya transfer pusat kita semua harus lincah menemukan solusi yang bisa mempercepat kerja kita tanpa harus menambah biaya,” tuturnya.
Sementara itu, Ipuk mengatakan bahwa rotasi jabatan ini dilakukan untuk penyegaran agar mencapai kinerja yang terbaik.
“Mudah-mudahan kinerjanya semakin baik dan capaian kinerjanya semakin meningkat lagi,” harapnya.
Dia mengingatkan setiap posisi yang diterima merupakan hasil dari proses panjang, evaluasi, dan penilaian terhadap kinerja, bukan karena kedekatan pribadi.
“Jabatan ini bukan atas bantuan dari seseorang, tapi karena kinerja masing-masing. Bukan karena kedekatan dengan bupati. Saya pastikan bahwa penunjukan Ibu dan Bapak semua bebas dari uang atau dana yang diperuntukkan untuk saya,” pungkas Ipuk. (cw5-Dalila Adinda/sgt)
Nama-Nama Sebagian Pejabat yang Kena Dimutasi
-
Amir Hidayat
-
Jabatan Lama: Sekretaris Dinas Kesehatan
-
Jabatan Baru: Kepala Dinas Kesehatan
-
-
dr. Siti Asiyah Anggraeni
-
Jabatan Lama: Direktur RSUD Genteng
-
Jabatan Baru: Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang RSUD Blambangan
-
-
Budi Priambodo
-
Jabatan Lama: Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Blambangan
-
Jabatan Baru: Sekretaris DPMPTSP
-
-
Mujito
-
Jabatan Baru: Camat Sempu
-
-
Khoirul Anam
-
Jabatan Baru: Camat Bangorejo
-
-
Edy Basuki
-
Jabatan Baru: Camat Rogojampi
-
-
Teddy Radiansyah
-
Jabatan Baru: Camat Blimbingsari
-
-
Joko Kuncoro
-
Jabatan Baru: Camat Siliragung
-
-
Eko Yulianto
-
Jabatan Baru: Camat Glenmore
-
-
Donny Arsilo Sofyan
-
Jabatan Baru: Camat Licin
-
-
Hanipan
-
Jabatan Baru: Kabid Penunjang RSUD Blambangan
-
-
dr. Sugiyo
-
Jabatan Baru: Kabid Penunjang RSUD Genteng
-
-
Abdur Rachman
-
Jabatan Baru: Sekretaris Camat Giri
-
-
Dwi Sasongko
-
Jabatan Baru: Sekretaris Camat Kalipuro
-
Editor : Ali Sodiqin