RADARBANYUWANGI.ID – Menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Banyuwangi, sejumlah nama calon ketua partai banteng moncong putih di Bumi Blambangan mulai menyeruak.
Tidak hanya didominasi kader senior maupun pengurus teras PDIP, sejumlah kader muda juga meramaikan bursa calon ketua partai pemenang Pemilu 2024 tingkat Banyuwangi tersebut.
Jajaran pengurus PDIP memulai tahapan konfercab untuk memilih kandidat ketua DPC PDIP periode lima tahun ke depan.
Rangkaian konfercab diawali dengan penjaringan bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jatim dan bakal calon Ketua DPC PDIP Banyuwangi periode 2025-2030.
Penjaringan ini dilaksanakan melalui rapat Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan serentak se-Banyuwangi yang dilangsungkan di Hotel New Surya, Jajag, Kecamatan Gambiran, pada Senin (1/9).
Berdasar informasi yang dikumpulkan dari beberapa pengurus PAC peserta rapat menyebutkan, ada sejumlah kader yang diusulkan menjadi kandidat ketua DPC PDIP Banyuwangi.
Mereka antara lain ketua dan sekretaris DPC PDIP periode saat ini, yakni I Made Cahyana Negara dan Ficky Septalinda.
Selain itu, Desi Prakasiwi dan Patemo yang kini sama-sama menjadi anggota Fraksi PDIP DPRD Banyuwangi juga diusulkan sebagai kandidat ketua.
Bukan itu saja, Ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Banyuwangi Yusi Teguh Ariefianto juga meramaikan bursa Ketua DPC PDIP Banyuwangi.
Nama Yusi diusulkan sejumlah PAC. Ada pula Sonny T Danaparamita yang notabene merupakan anggota Fraksi PDIP DPR RI serta kader muda PDIP Marcelinus Florianus Gadi Gaa.
Ketua DPC PDIP I Made Cahyana Negara saat menyampaikan sambutan pembuka menyampaikan bahwa rapat PAC PDI Perjuangan yang dilakukan secara serentak ini merupakan konsolidasi internal sekaligus mekanisme kaderisasi dan seleksi kepemimpinan partai.
”Kegiatan ini merupakan intruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai berdasar hasil Kongres VI di Bali beberapa waktu lalu dengan agenda utama restrukturisasi organisasi dari DPD, DPC, hingga ranting,” ujarnya.
Made berharap proses penjaringan yang dilakukan secara serentak oleh 25 PAC PDIP ini mengedepankan prinsip demokratis dan partisipatif dengan melibatkan usulan dari kader partai.
”Penjaringan nama-nama bakal calon ketua DPD maupun DPC PDIP wajib mengikuti mekanisme organisasi sesuai dengan Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025,” tegas Ketua DPRD Banyuwangi tersebut.
Sekretaris DPC PDIP Ficky Septalinda menjelaskan, dalam rapat itu PAC mengusulkan nama-nama bakal calon ketua DPD maupun DPC PDIP.
"Masing-masing PAC mengusulkan dua nama untuk bakal calon ketua DPD dan tiga nama untuk bakal calon ketua DPC,” jelasnya.
Selanjutnya nama-nama yang telah di usulkan oleh 25 PAC PDIP se-Banyuwangi tersebut akan diimput oleh operator dari DPC PDIP Banyuwangi dan DPD PDIP Jatim.
”Operator DPC akan menginput usulan nama-nama bakal calon ketua DPD. Sedangan operator DPD menginput nama-nama bakal calon ketua DPC. Kita (DPC) ini sifatnya hanya penjaringan atau menerima usulan bukan dalam rangka penyaringan atau seleksi,” jelasnya.
Selanjutnya nama-nama yang telah diinput berdasar berita acara rapat PAC akan dikirimkan ke DPP untuk diputuskan satu nama yang nantinya akan mengemban amanat menjadi ketua DPD PDIP Jatim dan ketua DPC PDIP Banyuwangi.
Ada sejumlah nama calon Ketua DPD PDIP Jatim yang diusulkan oleh para pengurus PAC PDIP se-Banyuwangi.
Mereka di antaranya Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dari Fraksi PDIP Said Abdullah, Sekretaris DPD PDIP Jatim saat ini Sri Untari Bisowarno, serta dan anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim Dewanti Rumpoko.
Setelah proses penjaringan ini, tahapan selanjutnya adalah penyaringan serta uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang menjadi kewenangan DPP partai.
”Konfercab PDIP Banyuwangi dilaksanakan setelah ada instruksi dan keputusan resmi dari DPP,” pungkas Ficky. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin