RADARBANYUWANGI.ID - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Banyuwangi mulai bersiap memilih calon ketua partai pemenang Pemilu 2024 di Bumi Blambangan tersebut. Menariknya, dua kader muda masuk kandidat kuat calon ketua partai banteng moncong putih Banyuwangi periode 2025-2030. Mereka Desi Prakasiwi dan Yusi Teguh Ariefianto. Keduanya bersaing dengan nama-nama besar di jajaran pengurus PDIP Banyuwangi, yakni Ketua DPC periode 2020-2025 I Made Cahyan Negara dan Sekretaris DPC Ficky Septalinda.
Ya, jajaran pengurus PDIP memulai tahapan konferensi cabang (konfercab) untuk memilih kandidat ketua DPC PDIP periode lima tahun ke depan. Pada Senin (1/9), rangkaian konfercab diawali dengan penjaringan bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jatim dan bakal calon Ketua DPC PDIP Banyuwangi periode 2025-2030. Penjaringan ini dilaksanakan melalui rapat Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan serentak se-Banyuwangi yang dilangsungkan di Hotel New Surya, Jajag, Kecamatan Gambiran.
Sementara itu, informasi yang berhasil dikumpulkan dari beberapa pengurus PAC peserta rapat menyebutkan, ada sejumlah nama yang diusulkan sebagai ketua DPC PDIP Banyuwangi periode mendatang. Mereka antara lain, I Made Cahyana Negara (Ketua DPC saat ini), Ficky Septalinda ( Sekretaris DPC saat ini), Patemo (anggota Fraksi PDIP DPRD Banyuwangi), Marcelinus Florianus Gadi Gaa (kader), Desi Prakasiwi (Anggota Fraksi PDIP DPRD Banyuwangi), Yusi Teguh Ariefianto (Ketua DPC Banteng Muda Indonesia/BMI Banyuwangi), dan Sonny T Danaparamita (Anggota Fraksi PDIP DPR RI).
Sedangkan usulan nama-nama calon ketua DPD PDIP Jatin di antarannya, Said Abdullah (Ketua Banggar DPR RI), Sri Untari Bisowarno (Sekretaris DPD PDIP Jatim saat ini) dan Dewanti Rumpoko (Anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim).
Ketua DPC PDIP I Made Cahyana Negara saat menyampaikan sambutan pembuka menyampaikan bahwa rapat PAC PDI Perjuangan yang dilakukan secara serentak ini merupakan konsolidasi internal sekaligus mekanisme kaderisasi dan seleksi kepemimpinan partai. ”Kegiatan ini merupakan intruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai berdasar hasil Kongres VI di Bali beberapa waktu lalu dengan agenda utama restrukturisasi organisasi dari DPD, DPC, hingga ranting," ujarnya.
Made berharap proses penjaringan yang dilakukan secara serentak oleh 25 PAC PDIP ini mengedepankan prinsip demokratis dan partisipatif dengan melibatkan usulan dari kader partai. ”Penjaringan nama-nama bakal calon ketua DPD maupun DPC PDIP wajib mengikuti mekanisme organisasi sesuai dengan Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025, ” tegas Ketua DPRD Banyuwangi tersebut.
Sekretaris DPC PDIP Ficky Septalinda menjelaskan, dalam rapat itu PAC mengusulkan nama-nama bakal calon ketua DPD maupun DPC PDIP. "Masing masin PAC mengusulkan dua nama untuk bakal calon ketua DPD dan tiga nama untuk bakal calon ketua DPC,” jelasnya.
Selanjutnya nama-nama yang telah di usulkan oleh 25 PAC PDIP se-Banyuwangi tersebut akan diimput oleh operator dari DPC PDIP Banyuwangi dan DPD PDIP Jatim. ”Operator DPC akan menginput usulan nama-nama bakal calon ketua DPD. Sedangan operator DPD menginput nama-nama bakal calon ketua DPC. Kita (DPC) ini sifatnya hanya penjaringan atau menerima usulan bukan dalam rangka penyaringan atau seleksi, ” jelasnya.
Selanjutnya nama-nama yang telah diinput berdasarkan berita acara rapat PAC akan dikirimkan ke DPP untuk diputuskan satu nama yang nantinya akan mengemban amanat menjadi ketua DPD PDIP Jatim dan ketua DPC PDIP Banyuwangi.
Setelah proses penjaringan ini, tahapan selanjutnya adalah penyaringan serta uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang menjadi kewenangan DPP partai. ”Konfercab PDIP Banyuwangi dilaksanakan setelah ada instruksi dan keputusan resmi dari DPP,” pungkas Ficky. (sgt)
Editor : Sigit Hariyadi