Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

4 Sinyal PDI-P Gabung Pemerintahan Prabowo, Megawati Tinggal Tunggu Momentum?

Agung Sedana • Senin, 28 Juli 2025 | 19:41 WIB
Sinyal kuat PDI-P gabung faksi Prabowo.
Sinyal kuat PDI-P gabung faksi Prabowo.

RADARBANYUWANGI.ID - Manuver politik antara PDI Perjuangan dan Presiden terpilih Prabowo Subianto kian menarik perhatian publik.

Dalam beberapa pekan terakhir, muncul sejumlah sinyal kuat bahwa partai berlambang banteng moncong putih itu tengah mempertimbangkan bergabung ke pemerintahan.

Gestur demi gestur elite partai dan pemerintah menambah spekulasi: apakah PDI-P akan masuk Kabinet Merah Putih Jilid II?

1. Prabowo Sebut PDI-P “Kakak-Adik”

Dalam acara Koperasi Merah Putih di Lombok Barat, 21 Juli 2025, Prabowo menyebut hubungan antara Gerindra dan PDI-P ibarat "kakak dan adik".

Pernyataan ini dilontarkan di hadapan Ketua DPR Puan Maharani, yang langsung mengangguk tanda setuju.

Kode politik ini sontak jadi bahan spekulasi elite dan publik bahwa PDI-P tengah disiapkan untuk bergabung ke dalam kabinet.

2. Intensitas Pertemuan Elite Meningkat

Beberapa pekan terakhir, pertemuan antara elite Gerindra dan PDI-P meningkat tajam.

Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad bahkan sempat menemui langsung Megawati Soekarnoputri di kediamannya di Teuku Umar, Jakarta.

Foto keduanya duduk bersama menjadi simbol penting hubungan yang semakin cair antar dua kekuatan besar pasca-Pilpres.

3. Pernyataan Gerindra: “Peluang Terbuka”

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengakui peluang kerja sama terbuka lebar. Ia menyebut kedua partai memiliki akar sejarah perjuangan yang sama.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Prabowo dan Megawati.

Sementara itu, elite PDI-P seperti Said Abdullah meminta publik tak buru-buru menafsirkan bahwa ucapan Prabowo berarti ajakan masuk kabinet.

4. Isu Reshuffle Kabinet Menggantung

Presiden Prabowo disebut tengah menyiapkan reshuffle awal kabinet usai Sidang Tahunan MPR bulan Agustus.

Jika PDI-P hendak masuk ke dalam barisan koalisi formal, keputusan harus dibuat dalam waktu dekat agar dapat diakomodasi dalam komposisi kabinet baru.

Sejumlah pos strategis, seperti Menko Polhukam, Mendagri, dan Jaksa Agung, santer disebut sebagai posisi incaran partai banteng.

Meski sinyal makin kuat, belum ada pernyataan resmi dari Megawati Soekarnoputri soal sikap politik partainya. Posisi PDI-P saat ini masih berada di antara “penopang kritis” dan “mitra strategis”.

Jika akhirnya benar-benar merapat, komposisi politik nasional akan berubah drastis. Indonesia akan memasuki fase tanpa oposisi formal yang efektif.

Editor : Agung Sedana
#PDIP Gabung ke Pemerintahan Prabowo #megawati