RADARBANYUWANGI.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai perspektif hak asasi manusia (HAM) bagi para pejabat di lingkungan Pemkab Banyuwangi.
Kegiatan yang mengusung tema “Perspektif HAM Bagi Pejabat Pemangku Wilayah Kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi” tersebut digelar di Aula SMA Negeri 1 Glagah pada Kamis (26/6).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh camat serta perwakilan kepala desa (kades) se- Banyuwangi. Kegiatan tersebut digelar sebagai tindak lanjut perintah Bupati Ipuk Fiestiandhani Azwar Anas.
Kepala Bakesbangpol Banyuwangi Agus Mulyono hadir langsung sekaligus membuka kegiatan sosialisasi ini.
Selain itu, pihak Kesbangpol juga mengundang Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi Risky Septa Kurniandhi serta Hary Priyanto dari Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi sebagai narasumber.
Kepala Bakesbangpol Banyuwangi Agus Mulyono mengatakan, pemahaman tentang HAM penting bagi setiap aparat pemerintah. Sebab, aparat pemerintah merupakan garda terdepan pelayan publik.
“Camat dan kepala desa memiliki peran krusial dalam memastikan hak-hak dasar masyarakat terpenuhi. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif tentang HAM adalah sebuah keharusan,” katanya.
Agus menegaskan, pemahaman HAM bukan hanya soal teori. Namun lebih kepada bagaimana mengaplikasikannya dalam setiap kebijakan dan tindakan.
“Ini adalah fondasi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan berkeadilan,” tegasnya.
Karena itu, melalui sosialisasi ini para camat dan kades di Banyuwangi dapat mengimplementasikan perspektif HAM dalam setiap aspek tugas dan fungsi mereka.
Sehingga pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat menjadi lebih humanis dan berkeadilan.
“Bakesbangpol Banyuwangi berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa, hal itu agar meningkatkan kapasitas dan pemahaman aparat pemerintah terkait isu-isu strategis, termasuk HAM,” tegas Agus. (rio/sgt)
Editor : Ali Sodiqin