BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi –
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Parta NasDem Banyuwangi bikin gebrakan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei. Partai besutan Surya Paloh itu membuka komunikasi lebar-lebar dengan masyarakat dengan mendirikan rumah rakyat kemarin (20/5).
Nantinya, pendirian rumah rakyat dilakukan secara serentak di semua daerah pemilihan (dapil) yang menjadi tanggung jawab anggota DPRD di dapil masing-masing. Khusus Dapil 5, pendirian rumah rakyat langsung ditekel pengurus DPD NasDem Banyuwangi. Yang menarik, pendirian rumah rakyat wajib mengundanghadirkan masyarakat sekitar dan ditandai dengan pemotongan tumpeng.
Ketua DPD NasDem Banyuwangi Ali Mustofa mengatakan, pendirian rumah rakyat ini sesuai dengan hasil bimtek di Surabaya beberapa waktu lalu. Bimtek mengamanatkan supaya partai dan anggota DPRD NasDem membuka ruang interaksi dan komunikasi dengan rakyat pada umumnya dan konstituen pada khususnya. Tujuannya untuk menampung aspirasi rakyat.
Baca Juga: Dilantik, Ali Mustofa Resmi Jadi Nakhoda NasDem Banyuwangi
”Pendirian rumah rakyat mengacu semangat Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei. Selain itu menyesuaikan kerja-kerja politik yang sudah dibahas dalam rapat pengurus DPD NasDem dan yang sudah disepakati dalam rapat fraksi pada Sabtu (26/4) di Resto Gajah Oling Srono,” kata Ali Mustofa.
Ali menambahkan, deklarasi rumah rakyat dilakukan serentak pukul 15.00 WIB di semua dapil dan dihadiri seluruh anggota DPRD. Wakil rakyat wajib mengundanghadirkan minimal 15 orang, bisa dari pendukung tim sukses atau pengurus DPC Dapil bersangkutan.
Background rumah rakyat wajib dipasangi banner bertuliskan ”Rumah Rakyat”. ”Dengan semangat kebangkitan nasional, launching rumah rakyat ditempatkan di Dapil 6 yang dihadiri ketua, wakil ketua pemenangan pemilu, sekretaris, dan bendahara. Sedangkan di masing-masing dapil dideklarasikan oleh anggota DPRD dengan ditandai potong tumpeng. Acara dibuat sederhana, yang penting makna semangat kebangkitan dilakukan oleh anggota DPRD,” papar Ali.
Sekretaris DPD NasDem Banyuwangi Pebdi Arisdiawan menambahkan, Rumah Rakyat adalah bentuk dedikasi anggota DPRD dari Fraksi NasDem untuk rakyat. Rumah rakyat bisa dijadikan tempat untuk komunikasi pengurus DPC, DPRT, sayap partai, ulama, tokoh agama, tokoh pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan konstituen dengan berbagai aspirasi yang ingin disampaikan.
”Pendirian rumah rakyat sebagai bentuk dedikasi awal Partai NasDem dalam mendekatkan diri dan membuka diri untuk rakyat. Launching rumah rakyat dihadiri tujuh anggota DPRD dari NasDem di tujuh dapil. Sedangkan Dapil 5 yang kosong menjadi kosentrasi khusus Ketua DPD NasDem Kak Ali Mustofa,” kata Pebdi yang juga pernah menjadi anggota DPRD Banyuwangi.
”Partai NasDem Banyuwangi ingin membuka pintu untuk pejabat pemerintahan, ulama, tokoh agama, tokoh pemuda, pengusaha, petani, dan berbagai latar belakang,” tandas Pebdi.
Selain launching Rumah Rakyat, dalam waktu dekat NasDem akan memdeklarasikan Laboratorium Restorasi. Sebagai amanah bintek, tahap awal telah merekrut para dosen yang bergelar S2 dan S3 dari beberapa kampus di Banyuwangi. Wadah tersebut akan menjadi lembaga kajian yang menjadi mitra berpikir Fraksi NasDem untuk meningkatkan kualitas dalam merumuskan Raperda Insiatif dan tugas kontrol terhadap eksekutif. "Setiap dua minggu sekali Fraksi NasDem akan melaksanakan diskusi dan bedah Perda yang sudah harus dilakukan revisi," tegas Ketua Fraksi Nasdem Ratih Nurhayati. (aif/c1)
Editor : Sigit Hariyadi